52 Ribu Ton Pupuk Digelontorkan, Lamongan Perkuat Sektor Tambak
Lamongan, Pusatberitarakyat.com — Kabupaten Lamongan mencatat capaian signifikan dalam sektor perikanan dengan memperoleh alokasi pupuk bersubsidi terbesar di Jawa Timur pada tahun 2026. Total pupuk yang digelontorkan mencapai 52.278 ton, atau sekitar 65 persen dari total kuota provinsi yang berada di kisaran 66 ribu ton. Senin,(13/04/2026).
Kepala Dinas Perikanan Lamongan, Yuli Wahyuono, menyampaikan bahwa ketersediaan pupuk bagi para pembudidaya ikan saat ini dalam kondisi aman. Bahkan, jumlah alokasi yang diterima Lamongan jauh melampaui daerah lain di Jawa Timur.
“Adapun rincian pupuk yang disalurkan terdiri dari Urea sebanyak 33.956 ton, SP-36 sebesar 17.020 ton, serta pupuk organik sekitar 1.301 ton,” ungkapnya.
Distribusi pupuk tersebut tersebar di 15 kecamatan dengan jumlah yang bervariasi. Kecamatan Glagah menjadi penerima terbesar dengan alokasi sekitar 9 ribu ton, disusul Karangbinangun dan Turi masing-masing sekitar 8 ribu ton, serta Deket sekitar 7 ribu ton.
Sementara itu, kecamatan lain seperti Kalitengah, Karanggeneng, hingga wilayah pesisir seperti Brondong dan Paciran juga mendapatkan distribusi, meskipun dalam jumlah lebih kecil.
Lebih lanjut, “Meski stok tergolong melimpah, realisasi penyaluran pupuk hingga saat ini masih berjalan dan tingkat penyerapannya di kalangan petambak dinilai masih fluktuatif. Pemerintah daerah berharap memasuki triwulan berikutnya, penyerapan dapat lebih optimal,” tambah Kadis Perikanan Lamongan, Yuli Wahyuono.
Kebijakan ini sendiri merupakan bagian dari implementasi regulasi terbaru pemerintah pusat yang kembali menghadirkan pupuk bersubsidi untuk sektor perikanan, sekaligus menyesuaikan harga agar lebih terjangkau bagi petambak.
Dengan alokasi terbesar di Jawa Timur, Lamongan diharapkan mampu memperkuat produktivitas tambak sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pembudidaya ikan di daerah tersebut. (Red)
















