Dari Hobi Jadi Rezeki Kisah Sukses Mas Dedi, Juragan Burung dan Ikan Hias Bojonegoro.
Bojonegoro, Pusatberitarakyat.com – Semangat kerja keras dan ketekunan membawa Dedi, warga Desa Tumbrasanom, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, menjadi salah satu pengusaha sukses di bidang burung kicau dan ikan hias. Berawal dari sekedar hobi, kini usahanya berkembang pesat dan dikenal hingga luar kecamatan sampai luar kota.
Dedi memulai usahanya dari skala kecil di halaman rumah. Dengan modal terbatas namun penuh keyakinan, ia membeli beberapa ekor burung kicau dan ikan hias untuk dirawat dan dijual kembali. Siapa sangka, dari usaha sederhana itu, kini ia mampu membangun kios yang selalu ramai pembeli.
Berbagai jenis burung kicau tersedia di tempatnya, seperti murai batu, lovebird, cendet, kenari, Dan berbagai jenis burung lainnya. Beberapa burung bahkan sudah pernah mengikuti lomba dan memiliki kualitas suara yang mumpuni. Sementara itu, koleksi ikan hiasnya juga tak kalah menarik, mulai dari cupang warna-warni, koi bercorak indah, hingga berbagai jenis ikan air tawar favorit penghobi.
Menurut Dedi, konsistensi dalam menjaga kualitas adalah kunci utama keberhasilannya. Ia sangat memperhatikan kesehatan burung dan ikan yang dijualnya. Kebersihan kandang dan kolam, pemberian pakan yang tepat, serta perawatan rutin menjadi standar yang selalu ia jaga.
“Kalau mau dipercaya pelanggan, kualitas harus nomor satu. Burung harus sehat, ikan harus aktif dan bersih,” ungkap Dedi.

Tak hanya berjualan, Dedi juga sering memberikan edukasi kepada pembeli, terutama pemula. Ia dengan sabar menjelaskan cara merawat burung agar gacor dan cara menjaga kualitas air untuk ikan hias. Sikap ramah dan pelayanan jujurnya membuat pelanggan merasa nyaman dan kembali lagi.
Kesuksesan tersebut tidak diraih sendirian. Di balik layar, sang istri tercinta, Mbak Novia, menjadi sosok pendamping yang setia dan tangguh. Novia membantu mulai dari memberi pakan, membersihkan kandang dan akuarium, hingga melayani pembeli dengan ramah. Bahkan, ia juga aktif memasarkan dagangan melalui media sosial, sehingga jangkauan pasar semakin luas.
Kini, usaha Dedi tidak hanya menopang ekonomi keluarga, tetapi juga membuka peluang kerja bagi warga sekitar. Beberapa pemuda desa turut membantu dalam perawatan dan distribusi. Hal ini menjadikan usahanya tidak hanya menguntungkan secara pribadi, tetapi juga berdampak sosial bagi lingkungan.
Keberhasilan Dedi menjadi inspirasi bahwa potensi desa jika dikelola dengan serius dapat menjadi sumber ekonomi yang menjanjikan. Dari Desa Tumbrasanom, semangat wirausaha terus tumbuh dan membuktikan bahwa kesuksesan tidak harus dimulai dari kota besar.
Kisah Mas Dedi dan mbak Novia menjadi bukti bahwa hobi yang ditekuni dengan kerja keras, kejujuran, ketekunan sungguh-sungguh, dan kekompakan suami istri, bisa berubah menjadi ladang rezeki yang menjanjikan. Mereka berharap usahanya terus berkembang dan bisa membuka peluang kerja bagi warga sekitar. (Red/Fergi Satriya).
















