FKBN Lamongan Gelar Halal Bihalal dan Bahas 5 Agenda Prioritas Jelang Audiensi dengan Bupati.
Lamongan, Pusatberitarakyat.com — Forum Kader Bela Negara (FKBN) Kabupaten Lamongan menggelar kegiatan Halal Bihalal Bela Negara yang berlangsung di kawasan Wisata Alam G-Park, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan pada Sabtu (4/4/2026). Kegiatan ini dimulai pukul 12.00 hingga 16.00 WIB dan diikuti oleh kader FKBN dari seluruh wilayah Kabupaten Lamongan.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca Hari Raya, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan menyusun arah program kerja FKBN tahun 2026.
“Kegiatan Halal Bihalal ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi menjadi momentum konsolidasi gerakan Bela Negara di Lamongan. Kami ingin memastikan bahwa FKBN hadir dengan program yang konkret, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ungkap Kepala FKBN Kabupaten Lamongan, Muhammad Ferry Fadli. Sabtu, 4 April 2026.

Dalam forum tersebut, FKBN Lamongan menggelar sosialisasi program kerja 2026 dengan pembahasan sejumlah poin penting, termasuk penguatan point of view gerakan bela negara di tingkat daerah. Selain itu, dibahas pula rencana audiensi antara FKBN Bakorda Kabupaten Lamongan dengan Bupati Lamongan yang dijadwalkan dalam waktu dekat.
Dalam rencana audiensi tersebut, FKBN akan membawa lima agenda besar yang dinilai strategis untuk memperkuat nilai-nilai bela negara di tengah masyarakat, yakni:
1. Program Retreat Bela Negara bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pemerintah Desa.
2. Pendidikan Bela Negara bagi siswa di berbagai jenjang pendidikan.
3. Pengembangan Desa Energi Sampah Bela Negara sebagai solusi lingkungan berbasis partisipasi warga.
4. Penerapan sistem pertanian organik dalam kerangka Bela Negara.
5. Penguatan Desa Wisata Bela Negara sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi lokal.
“Lima agenda besar yang kami siapkan untuk tahun 2026 merupakan bentuk komitmen FKBN dalam menjawab tantangan daerah, mulai dari penguatan karakter ASN dan generasi muda melalui pendidikan Bela Negara, hingga solusi lingkungan dan alternatif energi, Pemberdayaan desa berbasis potensi lokal serta program ketahanan pangan dengan pertanian terapan organik bela negara. Kegiatan fasilitator legalitas gratis juga tetap akan kami sosialisasikan sebagai upaya mendukung program pemerintah pusat,” jelas Kepala FKBN Kabupaten Lamongan.
Lebih lanjut, Ferry mengatakan “Kami juga akan segera melakukan audiensi dengan Bupati Lamongan agar program-program ini dapat bersinergi dengan kebijakan pemerintah daerah, sehingga implementasinya bisa lebih optimal dan berkelanjutan,” tambahnya.

Selain pembahasan program, kegiatan ini juga dirangkai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan FKBN tingkat kecamatan. Adapun kecamatan yang menerima SK pengurus baru antara lain Kecamatan Solokuro, Kecamatan Modo, Kecamatan Karanggeneng, dan Kecamatan Sugio.
“Penyerahan SK kepengurusan di tingkat kecamatan hari ini adalah langkah penting untuk memperkuat struktur organisasi, agar gerakan Bela Negara bisa menjangkau hingga ke tingkat desa secara lebih efektif,” pungkasnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, FKBN Lamongan diharapkan semakin solid dalam menjalankan perannya sebagai motor penggerak nilai-nilai bela negara, sekaligus mampu menghadirkan program yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Kegiatan berlangsung dengan suasana kebersamaan dan semangat gotong royong, mencerminkan komitmen para kader dalam memperkuat kontribusi terhadap bangsa dan daerah. (Red)

















