Pusat Berita Rakyat
  • Home
  • Agro
    • Agro Sektor
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Komunitas
  • Nasional
  • Peristiwa
  • TNI – POLRI
No Result
View All Result
  • Home
  • Agro
    • Agro Sektor
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Komunitas
  • Nasional
  • Peristiwa
  • TNI – POLRI
No Result
View All Result
Pusat Berita Rakyat
Home Bela Negara

Terapan Organik Bela Negara FKBN Berhasil Tingkatkan Hasil Panen.

by Jurnalis2
4 Mei 2026
in Bela Negara, Daerah
Terapan Organik Bela Negara FKBN Berhasil Tingkatkan Hasil Panen.

Terapan Organik Bela Negara FKBN Berhasil Tingkatkan Hasil Panen.

Lamongan, Pusatberitarakyat.com – Terapan Organik Bela Negara terbukti nyata meningkatkan PH tanah di beberapa lahan uji coba di beberapa tempat di Kabupaten Lamongan. Tanah pertanian dari awalnya rata-rata hanya 3,5 sampai 4,5 menjadi 7,0 (Normal-Red). Hasil ini sesuai dengan harapan dan para petani mengatakan bahwa pertanian mereka jadi sangat efektif dan efisien, lebih ekonomis, tidak mudah diserang hama penyakit seperti sundep, asem-aseman, termasuk jauh dari tikus, serta yang paling penting bagi petani adalah hasil panen melimpah naik, berhasil tanam.

Melihat pertanian di Desa Caron, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, di lahan demplot Bela Negara, Kader FKBN Sugio, milik Abu Syafi’i, pengujian dilakukan menggunakan alat ukur pH tanah untuk mengetahui tingkat keasaman tanah sebelum dan sesudah perlakuan.

Hasil awal menunjukkan PH tanah berada di angka 3,5 yang tergolong sangat asam dan kurang ideal bagi pertumbuhan tanaman. Namun, setelah diberikan agen penyubur tanah organik Bela Negara, hasil pengukuran ulang menunjukkan perubahan signifikan. Dalam waktu hanya beberapa jam saja, pH tanah meningkat menjadi 6,0 atau mendekati kondisi netral yang lebih baik untuk mendukung kesuburan tanah dan produktivitas pertanian.

Sementara itu, Sugianto petani asal Dusun Lebak, Desa Mojorejo, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan mengatakan hal yang sama, bahwa sangat heran dalam waktu singkat kondisi PH lahan pertaniannya langsung dapat naik drastis dari 3,5 jadi 7,0 dalam waktu singkat, dan dirinya akan menerapkan metode terapan organik Bela Negara di musim tanam kali ini.

Keterangan lainnya, Petani muda milenial di Desa Sukolilo, Dusun Dukoh, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan juga merasakan manfaatnya setelah menerapkan sistem Terapan Organik Bela Negara ini.

Zaky, mengungkapkan bahwa dirinya telah menerapkan sistem pertanian organik selama kurang lebih satu tahun terakhir. Lahan yang digarapnya berada di Dusun Dukoh, Desa Sukolilo, Kecamatan Sukodadi, dengan luas sekitar 200 cengkal.

“Alhamdulillah, lahan saya relatif aman dari serangan penyakit. Padahal, di wilayah Sukodadi tahun ini banyak lahan yang terkena hama seperti kamper, sundep, dan santomonas,” ujar Zaky. Minggu, 3 Mei 2026.

Ia menjelaskan, serangan hama dan faktor cuaca yang tidak menentu menjadi penyebab utama menurunnya produktivitas pertanian di wilayah Sukodadi. Bahkan, diperkirakan sekitar 60 persen lahan pertanian di wilayah Sukodadi mengalami gagal panen atau penurunan hasil panen secara signifikan.

Namun, berbeda dengan lahan yang dikelola Zaky. Dengan metode pertanian organik Bela Negara, hasil panen yang diperoleh mengalami peningkatan cukup signifikan.

“Untuk lahan saya cengkal 200, panen kali ini bisa mencapai 1,7 Ton gabah kering sawah. Sedangkan sawah tetangga yang luasnya sama hasilnya di bawah 1 Ton malah banyak juga yang gagal panen sampai 60% petani sini,” jelasnya.

Penerapan sistem organik terbukti mampu meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan hama sekaligus menjaga kualitas tanah. Ia juga membandingkan dengan lahan pertanian di sekitarnya yang masih menggunakan metode konvensional kimia.

“Terbukti, dibandingkan lahan tetangga kanan kiri, hasil panen saya masih lebih tinggi. Ini menunjukkan bahwa terapan organik cukup efektif, lebih ekonomis untuk penggunaan pupuk tapi hasil melimpah,” tambahnya.

Keberhasilan Terapan Organik Bela Negara FKBN ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi petani lain di Indonesia, khususnya petani di Kabupaten Lamongan, dapat di terapkan dan diikuti oleh para petani untuk mulai beralih ke sistem pertanian organik yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan, sekaligus mampu meningkatkan produktivitas di tengah tantangan perubahan iklim, kondisi tanah kurang bagus, PH rendah dan serangan hama yang semakin kompleks.

Hal ini juga harus mendapatkan dukungan dan perhatian negara, baik pemerintah pusat, daerah dan desa, demi masa depan Indonesia, dan bisa menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia. (Red)

ShareTweetSend

Related Posts

Koramil Modo Mulai Bedah Rumah Warga dalam Program Rutilahu 2026
Daerah

Koramil Modo Mulai Bedah Rumah Warga dalam Program Rutilahu 2026

4 Mei 2026
Koramil Babat Bersama Warga Bangun Saluran Irigasi di Desa Patihan
Daerah

Koramil Babat Bersama Warga Bangun Saluran Irigasi di Desa Patihan

4 Mei 2026
Stagecraft SMANUSA 2026, Panggung Teater Pelajar Kian Hidup
Daerah

Stagecraft SMANUSA 2026, Panggung Teater Pelajar Kian Hidup

4 Mei 2026
Ratusan Pelajar Ramaikan Festival & Kejuaraan Disbudporapar Lamongan 2026
Daerah

Ratusan Pelajar Ramaikan Festival & Kejuaraan Disbudporapar Lamongan 2026

4 Mei 2026
Belanja Pegawai Dominan, APBD Lamongan 2025 Dinilai FKBN Tak Menyentuh Akar Masalah.
Daerah

Belanja Pegawai Dominan, APBD Lamongan 2025 Dinilai FKBN Tak Menyentuh Akar Masalah.

4 Mei 2026
Gerak Cepat Layanan 110, Tiga Aduan Masyarakat Ditangani Polres Lamongan dalam Semalam
Daerah

Gerak Cepat Layanan 110, Tiga Aduan Masyarakat Ditangani Polres Lamongan dalam Semalam

4 Mei 2026
Koramil 0812/20 Karangbinangun Bersama Warga Bedah RTLH di Tiga Desa
Daerah

Koramil 0812/20 Karangbinangun Bersama Warga Bedah RTLH di Tiga Desa

3 Mei 2026
APBD 2025 Dinilai Lebih Menghidupi Birokrasi Ketimbang Menyelesaikan Masalah Publik
Daerah

APBD 2025 Dinilai Lebih Menghidupi Birokrasi Ketimbang Menyelesaikan Masalah Publik

3 Mei 2026
Di Balik Penghargaan, Realita Lamongan Masih Menyisakan Banyak PR.
Daerah

Di Balik Penghargaan, Realita Lamongan Masih Menyisakan Banyak PR.

3 Mei 2026

Hari Besar : HPN 2026

Info Publik : Fai Food

FAI Food: Rajanya Olahan Kambing

Oplus_131072
Oplus_131072

Promoted :

Berita Lain

Media Bela Negara :

BERITAPOPULER

  • Stagecraft SMANUSA 2026, Panggung Teater Pelajar Kian Hidup

    Stagecraft SMANUSA 2026, Panggung Teater Pelajar Kian Hidup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terapan Organik Bela Negara FKBN Berhasil Tingkatkan Hasil Panen.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koramil Babat Bersama Warga Bangun Saluran Irigasi di Desa Patihan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belanja Pegawai Dominan, APBD Lamongan 2025 Dinilai FKBN Tak Menyentuh Akar Masalah.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ratusan Pelajar Ramaikan Festival & Kejuaraan Disbudporapar Lamongan 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koramil Modo Mulai Bedah Rumah Warga dalam Program Rutilahu 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wisata Alam G-Park Lamongan Tawarkan Konsep Camping, Coffee, dan Acoustic Music

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

UMKM Bela Negara : (Klik)

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Info Lainnya

© 2021 Pusat Berita Rakyat

No Result
View All Result
  • Home
  • Agro Sektor
  • Daerah
  • Desa Kita
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Suara Milenial
  • Teknologi
  • TNI – POLRI
  • UMKM
  • Wisata

© 2021 Pusat Berita Rakyat