Dandim 0812 Lamongan Awali Pembangunan Rumah Layak Huni untuk Ibu Maryam
Lamongan, Pusatberitarakyat.com – Air mata haru tak bisa disembunyikan Ibu Maryam saat melihat tumpukan batu dan semen di depan rumah kayunya yang sudah lapuk. Senin (11/5/2026), rumah sederhana miliknya di Dusun Balonggatel RT 014/RW 006, Desa Karangwedoro, Kecamatan Turi, jadi saksi dimulainya harapan baru.
Dandim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo hadir langsung memimpin peletakan batu pertama program Rumah Tidak Layak Huni, Rutilahu, kerjasama Pemprov Jatim dengan Kodam V/Brawijaya Tahun 2026 di wilayah Kodim 0812/Lamongan. Ibu Maryam adalah salah satu penerima manfaat Rutilahu.
Di bawah terik matahari, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo jongkok bersama Ibu Maryam, memegang batu pertama, lalu meletakkannya di sudut pondasi disaksikan warga dan tamu undangan. Tepuk tangan warga pecah. Sebagian ibu-ibu mengusap mata.
“Matur nuwun, Pak Dandim. Kulo mboten ngimpi badhe gadah omah sing apik, (terimakasih Pak Dandim. Saya tidak pernah bermimpi mempunyai rumah bagus)” ucap Ibu Maryam lirih, menggenggam tangan Dandim.

Dalam sambutannya, Kasun Balonggatel Bpk. Fatkur Rohim mewakili keluarga menyampaikan terima kasih.
“Matur nuwun Pak Dandim sudah rawuh langsung. Ini berkah besar untuk kami. Mugi-mugi program Rutilahu ini terus ada. Nyuwun pangapunten menawi penyambutan dan hidangan kami kurang berkenan,” ucapnya dengan tulus.
Sementara itu, Dandim 0812/Lamongan,Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo menegaskan, Rutilahu adalah wujud nyata negara hadir untuk rakyat kecil.
“Saya berterima kasih atas antusias warga Karangwedoro. Saya sudah perintahkan jajaran Babinsa dan Danramil untuk cari sasaran yang benar-benar layak. Jangan sampai salah sasaran,” tegas Dandim.
Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan. “Program ini tidak akan sukses kalau TNI kerja sendiri. Butuh gotong royong. Pesan saya ke Bu Kades, tolong bantu Babinsa dan Danramil. Kalau ada kekurangan di lapangan, langsung sampaikan ke kami. Jangan diam,” pesannya.
Usai peletakan batu pertama, Dandim menyempatkan masuk ke gubuk Ibu Maryam. Dinding papan sudah keropos, atap bocor, lantai masih tanah. Letkol Inf Deni menggenggam tangan Ibu Maryam, seraya berkata “Sabar nggih, Bu. Insya Allah sebentar lagi rumahnya jadi. Yang kuat dan sehat, biar bisa menempati rumah baru.” bisik Dandim.
Warga yang hadir ikut membantu mengangkut material. Anggota Koramil 0812/03 Turi bersama pemuda desa langsung pasang bowplank. Tawa dan canda terdengar di antara denting batu dan pasir.
Dari Dusun Balonggatel, Kodim 0812/Lamongan menebar pesan: bedah rumah bukan sekadar ganti dinding dan atap, tapi memulihkan martabat dan harapan. Karena setiap warga berhak pulang ke rumah yang aman, hangat, dan layak disebut rumah.
Program Rutilahu Pemprov Jatim-Kodam V/Brawijaya Tahun 2026 di wilayah Kodim 0812/Lamongan akan menyasar puluhan rumah warga kurang mampu di seluruh kabupaten. Satu per satu, batu harapan itu diletakkan. (Pendim0812)


























