Dugaan Korupsi PBJ LPSE Lamongan Dilaporkan, Kejari Diminta Bertindak Tegas
Lamongan, Pusatberitarakyat.com – Dugaan Korupsi pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Lamongan ramai mendapatkan sorotan dari masyarakat. Kejari Lamongan di minta serius tangani laporan yang sudah ada pelimpahan dari Inspektorat Kabupaten Lamongan. sebelumnya laporan dugaan pungutan liar (Pungli) yang kini bergulir di tanggani lagi oleh Kejaksaan Negeri Lamongan.
Laporan tersebut teregister dalam surat nomor 0400/SP.NGO JALAK/08/2025 tertanggal 6 Agustus 2025. Isinya tidak main-main: dugaan tindak pidana korupsi dalam proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Setda Lamongan.
Perkara ini langsung ditindaklanjuti oleh Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Lamongan. Melalui surat nomor B-2895A/M.5.36/Fd.1/08/2025 tertanggal 12 Agustus 2025, penanganannya dilimpahkan ke Inspektorat Kabupaten Lamongan.
Hingga kini, proses pemeriksaan masih berjalan. Dugaan praktik pungli mencuat dari pengakuan sejumlah kontraktor. Mereka mengaku dimintai “uang koordinasi” sebesar Rp500 ribu untuk setiap paket proyek yang dimenangkan.
Jika praktik ini benar terjadi secara masif, nilainya bukan lagi receh. Dengan asumsi sekitar 1.000 paket proyek per tahun, potensi perputaran uang bisa menembus angka fantastis hingga ratusan juta rupiah.
Hal tersebut diungkapkan oleh Perwakilan Auditor Inspektorat Kabupaten Lamongan Aviv ketika di konfirmasi awak media Rabu, (20/05/2026) mengatakan. “Proses sudah kita panggil para saksi kontraktor dan pihak kepala LPSE Kabupaten Lamongan. berkas laporan sudah kita serahkan kepada pidsus Kejari Lamongan. hari ini kami akan ke Kejaksaan Negeri Lamongan,” ungkapnya.
Hal senada di ungkapkan oleh ketua DPC Non Government organization jaring pelaksana antisipasi keamanan (NGO JALAK) Rudi Hartono mengatakan. “Kejari Lamongan Diminta Serius Periksa Terkait Laporan Dugaan Korupsi PBJ LPSE Kabupaten Lamongan”.
“Masyarakat Lamongan menuntut sebuah transparansi penangganan laporan agar kepercayaan masyarakat terhadap Kejaksaan terus terjaga,” ujarnya. (Yani).


























