Pusat Berita Rakyat
  • Home
  • Agro
    • Agro Sektor
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Komunitas
  • Nasional
  • Peristiwa
  • TNI – POLRI
No Result
View All Result
  • Home
  • Agro
    • Agro Sektor
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Komunitas
  • Nasional
  • Peristiwa
  • TNI – POLRI
No Result
View All Result
Pusat Berita Rakyat
Home Daerah

IPM Lamongan Naik, Namun 145 Ribu Warga Masih Hidup dalam Kemiskinan

by Jurnalis2
8 Mei 2026
in Daerah, Sorot Publik
IPM Lamongan Naik, Namun 145 Ribu Warga Masih Hidup dalam Kemiskinan

IPM Lamongan Naik, Namun 145 Ribu Warga Masih Hidup dalam Kemiskinan

Lamongan, Pusatberitarakyat.com — Di tengah klaim keberhasilan pembangunan manusia, fakta lain justru muncul ke permukaan. Kabupaten Lamongan mencatat kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2025 hingga kisaran 76,8 (kategori tinggi). Namun di saat yang sama, jumlah penduduk miskin masih mencapai 145,45 ribu jiwa atau 12,03 persen. Jumat, (8/05/2026).

Melihat data resmi Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa satu dari delapan warga masih hidup di bawah garis kemiskinan.

IPM Naik, Tapi Tidak Merata. Kenaikan IPM didorong oleh peningkatan pendidikan, kesehatan, dan daya beli. Namun distribusinya belum merata.

Aktivis sosial Lamongan, Sarwiyono, menilai capaian tersebut masih bersifat agregatif.

“IPM itu angka rata-rata. Masalahnya, rata-rata ini menutupi ketimpangan. Ada wilayah yang maju pesat, tapi ada juga yang stagnan bahkan tertinggal,” ujarnya. Jumat, (8/5/2026).

Selatan Lamongan Masih Tertinggal. Wilayah selatan seperti Sukorame, Bluluk, Ngimbang, dan Sambeng masih menjadi kantong kemiskinan.

Ditambahkan juga oleh Sarwiyono, soal pembangunan wilayah, dirinya menyoroti lemahnya struktur ekonomi desa.

“Tanpa penguatan sektor produktif di tingkat kecamatan, peningkatan IPM tidak akan merata. Yang terjadi hanya konsentrasi pembangunan,” jelasnya.

IPM Lamongan Naik, Namun 145 Ribu Warga Masih Hidup dalam Kemiskinan. Jumat (08/05/2026).

Pantura Lamongan ekonomi tumbuh, tapi kesejahteraan tertahan, seperti di wilayah Lamongan utara seperti Paciran dan Brondong, pertumbuhan ekonomi belum sepenuhnya dinikmati masyarakat.

Senada, Seorang warga Brondong, Sismulyadi, menyampaikan, “Industri memang ada, tapi tidak semua warga ikut merasakan. Banyak yang tetap hidup pas-pasan.”

Masalah utama adalah ekonomi lokal yang masih lemah, hal itu di sampaikan oleh Aktivis kebijakan publik, M.Ferry Fadli menilai program yang ada belum menyentuh akar masalah.

“Bantuan sosial tidak cukup. Yang dibutuhkan adalah penguatan ekonomi desa dan penciptaan lapangan kerja yang nyata,” tegasnya.

Antara Klaim dan Realitas berbeda. Meski pemerintah menyebut tren penurunan kemiskinan sebagai capaian, para pengamat menilai tantangan utamanya adalah pemerataan.

Ferry Fadli kembali menegaskan, “Yang harus dilihat bukan hanya penurunan angka, tapi distribusinya. Kalau hanya turun di pusat kota, itu belum menyelesaikan masalah.”

Kesimpulannya adalah Pekerjaan rumah yang belum selesai, Kenaikan IPM dan penurunan kemiskinan memang menunjukkan progres. Namun fakta bahwa masih ada 145 ribu warga miskin menjadi pengingat bahwa pembangunan belum sepenuhnya inklusif. (**)

ShareTweetSend

Related Posts

Babinsa Gembleng 443 Siswa MA Matholi’ul Anwar dengan Materi Bela Negara
Daerah

Babinsa Gembleng 443 Siswa MA Matholi’ul Anwar dengan Materi Bela Negara

15 Juli 2026
Polres Lamongan Gerak Cepat Tangani Kebakaran Pasar Agrobis, 10 Stand Terdampak
Daerah

Polres Lamongan Gerak Cepat Tangani Kebakaran Pasar Agrobis, 10 Stand Terdampak

14 Juli 2026
Sat Polairud Polres Lamongan Dampingi Keluarga ABK dalam Operasi SAR
Daerah

Sat Polairud Polres Lamongan Dampingi Keluarga ABK dalam Operasi SAR

14 Juli 2026
Gerak Cepat Polres Lamongan Tangani Kebakaran Lahan, Diduga Dipicu Puntung Rokok
Daerah

Gerak Cepat Polres Lamongan Tangani Kebakaran Lahan, Diduga Dipicu Puntung Rokok

14 Juli 2026
Babinsa Kodim 0812/Lamongan Bentuk Karakter Siswa Sejak Hari Pertama
Daerah

Babinsa Kodim 0812/Lamongan Bentuk Karakter Siswa Sejak Hari Pertama

14 Juli 2026
Ironis! Aset Negara di Waduk Rawa Sekaran Diduga Dikuasai Petambak Liar
Berita

Ironis! Aset Negara di Waduk Rawa Sekaran Diduga Dikuasai Petambak Liar

14 Juli 2026
MPLS Ramah Anak Dimulai, SDN Sumberagung Tanamkan Karakter Sejak Hari Pertama Sekolah
Daerah

MPLS Ramah Anak Dimulai, SDN Sumberagung Tanamkan Karakter Sejak Hari Pertama Sekolah

13 Juli 2026
Tim Olimpiade SMA 1 Simanjaya Lolos ke Tingkat Provinsi
Daerah

Tim Olimpiade SMA 1 Simanjaya Lolos ke Tingkat Provinsi

13 Juli 2026
Dandim 0812/Lamongan Instruksikan Seluruh Jajaran All-Out untuk TMMD
Daerah

Dandim 0812/Lamongan Instruksikan Seluruh Jajaran All-Out untuk TMMD

13 Juli 2026

Hari Besar : HPN 2026

Info Publik : Fai Food

FAI Food: Rajanya Olahan Kambing

Oplus_131072
Oplus_131072

Promoted :

Berita Lain

Media Bela Negara :

BERITAPOPULER

  • Babinsa Kodim 0812/Lamongan Bentuk Karakter Siswa Sejak Hari Pertama

    Babinsa Kodim 0812/Lamongan Bentuk Karakter Siswa Sejak Hari Pertama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sat Polairud Polres Lamongan Dampingi Keluarga ABK dalam Operasi SAR

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Lamongan Gerak Cepat Tangani Kebakaran Pasar Agrobis, 10 Stand Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konferensi Pimpinan Anak Cabang Pagar Nusa Kecamatan Solokuro

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bentuk Karakter dan Jiwa Korsa, Kodim 0812/Lamongan Gelar Diklatsar Siswa SMA Panca Marga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerak Cepat Polres Lamongan Tangani Kebakaran Lahan, Diduga Dipicu Puntung Rokok

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halal Bihalal FKBN, Sestama Elpin Serukan Kekompakan dan Solidaritas Organisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

UMKM Bela Negara : (Klik)

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Info Lainnya

© 2021 Pusat Berita Rakyat

No Result
View All Result
  • Home
  • Agro Sektor
  • Daerah
  • Desa Kita
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Suara Milenial
  • Teknologi
  • TNI – POLRI
  • UMKM
  • Wisata

© 2021 Pusat Berita Rakyat