Pusat Berita Rakyat
  • Home
  • Agro
    • Agro Sektor
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Komunitas
  • Nasional
  • Peristiwa
  • TNI – POLRI
No Result
View All Result
  • Home
  • Agro
    • Agro Sektor
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Komunitas
  • Nasional
  • Peristiwa
  • TNI – POLRI
No Result
View All Result
Pusat Berita Rakyat
Home Bela Negara

Kunjungan Bakorpus FKBN ke Lamongan, Cek Hasil Terapan Organik Bela Negara

by Jurnalis2
1 Desember 2025
in Bela Negara, Daerah
Kunjungan Bakorpus FKBN ke Lamongan, Cek Hasil Terapan Organik Bela Negara

Kunjungan Bakorpus FKBN ke Lamongan, Cek Hasil Terapan Organik Bela Negara.

Lamongan,Pusatberitarakyat.com – Komitmen untuk mendukung ketahanan pangan nasional melalui produk lokal mendapatkan perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk kalangan organisasi kemasyarakatan yang fokus pada Bela Negara, FKBN. Pada Minggu dini hari (30/11/2025), sebuah produk beras unggulan asal Lamongan, yaitu Beras Terapan Organik Bela Negara milik Saifudin Zuhri, mendapatkan kunjungan dan penilaian kelayakan langsung dari Kepala Badan Koordinator Pusat (Bakorpus) Forum Kader Bela Negara (FKBN), Angga Rahadian Tirtawijaya.

Kunjungan yang berlangsung sekitar pukul 03.00 WIB ini menunjukkan keseriusan dan komitmen tinggi dari FKBN. Setibanya di Stasiun Babat, Angga Rahadian tidak langsung beristirahat. Ia justru langsung menuju ke lokasi untuk melihat dan meninjau secara langsung kualitas dan potensi beras organik karya anak bangsa tersebut. Kunjungan dini hari ini juga disertai dengan interaksi di kedai angkringan belakang kelurahan Babat, menunjukkan pendekatan yang langsung menyentuh akar rumput.

“Beras Terapan Organik FKBN adalah Inovasi Pertanian yang Menjaga Alam dan Negeri. Beras Terapan Organik Bela Negara bukan sekadar produk pertanian biasa. Seperti namanya, beras ini dibudidayakan dengan metode Full organik, yang berarti bebas dari pupuk dan pestisida kimia sintetis. Praktik pertanian ini tidak hanya menghasilkan pangan yang lebih sehat bagi konsumen, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan dan kesuburan tanah dalam jangka panjang,” Terang Angga Rahardian.

Penamaan “Bela Negara” pada produk ini mengandung makna filosofis yang dalam. Dalam konteks kontemporer, membela negara tidak lagi semata-mata di medan perang. Upaya menjaga kedaulatan pangan dengan memproduksi makanan sehat secara mandiri dan berkelanjutan adalah salah satu bentuk aktualisasi bela negara di era modern. Dengan mengonsumsi dan mengembangkan produk dalam negeri yang berkualitas, masyarakat telah berkontribusi langsung pada penguatan ketahanan nasional.

Proses Penilaian dan Harapan untuk Pengembangan.

Kedatangan Kepala Bakorpus FKBN, Angga Rahadian Tirtawijaya, ke Lamongan memiliki tujuan strategis. Proses review dan penilaian kelayakan yang dilakukannya merupakan langkah awal yang krusial. FKBN, dengan jaringan dan perannya di tingkat nasional, dapat menjadi jembatan yang menghubungkan inovasi lokal dengan kebijakan strategis di tingkat pusat.

“Titik akhir yang diharapkan dari proses penilaian ini adalah mendapatkan pengakuan dan persetujuan (acc) dari Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI. Jika disetujui, Beras Terapan Organik Bela Negara asal Lamongan ini berpotensi untuk dikembangkan lebih luas, baik sebagai bagian dari program logistik pangan yang lebih sehat bagi Tentara Nasional Indonesia (TNI), maupun sebagai contoh model pertanian organik yang dapat direplikasi di daerah lain,” Tambah Kepala Bakorpus FKBN.

Pengembangan oleh Kemenhan akan membawa dampak yang signifikan. Selain memberikan market yang pasti dan stabil bagi petani, hal ini juga akan mendorong standar kualitas yang tinggi, alih teknologi, dan yang terpenting, memperkuat rantai pasok pangan dalam negeri yang resilient.

Senada dengan itu, Kepala FKBN Bakorda FKBN Kabupaten Lamongan, Muhammad Ferry Fadli, menuturkan bahwa di balik produk andalan ini, terdapat sosok formulator organik abah Mustain dan diaplikasikan oleh muridnya mas Saifudin Zuhri, Beras organik Bela Negara wujudnya. Keberhasilannya mengembangkan Beras Terapan Organik menunjukkan bahwa semangat, dedikasi dan inovasi tidak hanya ada di sektor pertanian dan perikanan, tapi juga di Semua sektor agro industri yang kedepannya untuk mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional bagi masa depan bangsa dan negara.

“Dedikasinya dalam mengembangkan pertanian organik patut diacungi jempol. Bertani secara organik lebih ekonomis dengan penggunaan olahan organik bikinannya sendiri. Ketekunan dan keyakinan akan kualitas tanaman dan hasil produknya, Keberhasilan ini membuktikan bahwa pertanian organik itu yang terbaik dan harus di kembangkan di seluruh wilayah Indonesia,” kata M. Ferry Fadli.

Lanjutnya, Peningkatan Ekonomi Petani Lokal. Terbukanya pasar yang besar dan stabil akan meningkatkan pendapatan petani dan menciptakan lapangan kerja baru di sektor hilir. Jika nantinya dikembangkan oleh Kemenhan RI, dampaknya bagi pertanian nasional akan sangat luas. Selain itu, Pemetaan ulang citra dalam Pertanian di Kabupaten Lamongan tidak hanya dikenal dengan soto dan wisata baharinya, tetapi juga sebagai lumbung pangan organik berkualitas tinggi, yang dapat mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Tantangan dan Langkah Ke Depan.

Meski prospeknya cerah, sejumlah tantangan harus diantisipasi. Konsistensi kualitas dan kuantitas produksi, skalabilitas usaha, serta sertifikasi resmi sebagai produk organik adalah beberapa hal yang perlu terus ditingkatkan. Dukungan dari Pemerintah Kabupaten Lamongan, misalnya melalui Dinas Pertanian, sangat dibutuhkan untuk membantu petani dalam memenuhi standar-standar tersebut.

Penguatan Ketahanan Pangan Nasional: Diversifikasi sumber pangan sehat dan berkelanjutan adalah tulang punggung ketahanan pangan nasional. Keberhasilan model ini di Kabupaten Lamongan ini dapat menjadi pilot project untuk daerah-daerah penghasil pangan lainnya di Indonesia.

 

Adanya dukungan dari institusi strategis seperti Kemenhan akan semakin mempopulerkan konsumsi beras organik di kalangan masyarakat luas dan mempromosikan gaya hidup sehat kepada generasi muda.

 

Kunjungan dan penilaian langsung oleh Kepala Bakorpus FKBN di tengah malam ini adalah sebuah sinyal yang sangat positif. Ini menunjukkan bahwa produk lokal memiliki peluang untuk naik kelas dan mendapatkan perhatian di tingkat nasional. Semoga langkah awal ini diikuti dengan tindak lanjut yang konkret, sehingga Beras Terapan Organik Bela Negara dari Lamongan tidak hanya menjadi kebanggaan lokal, tetapi juga kontributor nyata bagi ketahanan pangan dan pembelaan negara melalui sektor pertanian. (Red)

ShareTweetSend

Related Posts

Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Remaja, Babinsa Pandu Edukasi Diabetes Mahasiswa KKN-BBK UNAIR
Berita

Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Remaja, Babinsa Pandu Edukasi Diabetes Mahasiswa KKN-BBK UNAIR

19 Januari 2026
Perkuat Sinergitas TNI-Polri, Dandim 0812/Lamongan Hadiri Lepas Sambut Kapolres Lamongan
Daerah

Perkuat Sinergitas TNI-Polri, Dandim 0812/Lamongan Hadiri Lepas Sambut Kapolres Lamongan

17 Januari 2026
Ini Agenda Penting HPN 2026 PWI Jatim
Daerah

Ini Agenda Penting HPN 2026 PWI Jatim

16 Januari 2026
Dukung Ketahanan Ekonomi Desa, Danramil Ngimbang Kawal Survey Lahan Pembangunan KDKMP
Daerah

Dukung Ketahanan Ekonomi Desa, Danramil Ngimbang Kawal Survey Lahan Pembangunan KDKMP

15 Januari 2026
FKBN Bakorpus Bersama Bakorda Lamongan Tinjau Lahan Pertanian Full Organik Bela Negara di Desa Sumurgenuk
Bela Negara

FKBN Bakorpus Bersama Bakorda Lamongan Tinjau Lahan Pertanian Full Organik Bela Negara di Desa Sumurgenuk

15 Januari 2026
Kolaborasi Strategis, FKBN Audiensi dengan Dinas PMD Kabupaten Lamongan
Bela Negara

Kolaborasi Strategis, FKBN Audiensi dengan Dinas PMD Kabupaten Lamongan

15 Januari 2026
FKBN Lamongan Audiensi dengan Cabdin, Penguatan Pendidikan Bela Negara di SMA/SMK
Bela Negara

FKBN Lamongan Audiensi dengan Cabdin, Penguatan Pendidikan Bela Negara di SMA/SMK

15 Januari 2026
Terkait Bantahan Klarifikasi Berita Dugaan Korupsi Kades Taman Prijek, Faktanya?
Daerah

Terkait Bantahan Klarifikasi Berita Dugaan Korupsi Kades Taman Prijek, Faktanya?

11 Januari 2026
Digitalisasi Pendidikan dan Ketahanan Bangsa, Menakar Akuntabilitas Kebijakan Publik
Blog

Digitalisasi Pendidikan dan Ketahanan Bangsa, Menakar Akuntabilitas Kebijakan Publik

10 Januari 2026

Hari Besar :

Info Publik :

Promoted :

BERITAPOPULER

  • Bahis com 🎁 giriş ile canlı destek avantajları

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dandim 1622 Alor Sebar Anak Buahnya Amankan Masjid dan Gereja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Abdus Salam! Merasa di Dzolimi, Tanpa Surat Resmi Pemecatan Sepihak dari PPP Kabupaten Lamongan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Navigating Cultural Differences in Asian Relationships

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hari Dharma Samudera Tahun 2026, Kasal Apresiasi Karya Prajurit Marinir yang Raih Juara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • FKBN Kediri Raya Bersinergi RGR Berbagi Bansos Sembako dan Alat Sholat ke Perkumpulan Disabilitas Kabupaten Kediri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ingin Hasilkan Perangkat Desa Yang Kompeten, Desa Tukerto Kecamatan Deket Laksanakan Ujian Perangkat Secara Terbuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Lain

Media Bela Negara :

UMKM Bela Negara : (Klik)

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Info Lainnya

© 2021 Pusat Berita Rakyat

No Result
View All Result
  • Home
  • Agro Sektor
  • Daerah
  • Desa Kita
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Suara Milenial
  • Teknologi
  • TNI – POLRI
  • UMKM
  • Wisata

© 2021 Pusat Berita Rakyat