Pusat Berita Rakyat
  • Home
  • Agro
    • Agro Sektor
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Komunitas
  • Nasional
  • Peristiwa
  • TNI – POLRI
No Result
View All Result
  • Home
  • Agro
    • Agro Sektor
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Komunitas
  • Nasional
  • Peristiwa
  • TNI – POLRI
No Result
View All Result
Pusat Berita Rakyat
Home Daerah

Refleksi HJL 457, Masyarakat Harapkan Kemajuan Lamongan yang Terukur

by Jurnalis2
27 Mei 2026
in Daerah, Opini
Refleksi HJL 457, Masyarakat Harapkan Kemajuan Lamongan yang Terukur

Refleksi HJL 457, Masyarakat Harapkan Kemajuan Lamongan yang Terukur

Lamongan, Pusatberitarakyat.com – Di usia ke-457 tahun, Kabupaten Lamongan patut bersyukur atas berbagai capaian pembangunan. Pertumbuhan ekonomi meningkat, infrastruktur terus dibangun, dan sejumlah indikator sosial mengalami perbaikan. Pemerintah daerah juga menegaskan adanya penurunan angka kemiskinan, peningkatan IPM, hingga pembangunan jalan dan jembatan melalui program Jamula.

Namun semangat Bela Negara mengajarkan bahwa cinta daerah tidak cukup diwujudkan dengan pujian dan seremoni. Bela Negara berarti keberanian mengkritik kelemahan daerah secara jujur demi masa depan Lamongan yang lebih kuat.

Kepala FKBN (Forum Kader Bela Negara) Bakorda Lamongan, M.Ferry Fadli mengungkapkan pandangan kebangsaan, tentang tantangan dan Kritik untuk perkembangan Kabupaten Lamongan yang lebih maju.

“Kritik adalah Saran yang Membangun, Pejabat jangan anti kritik dan bermental feodal. Tunjukkan kinerja lebih sebagai abdi negara, melayani dan bekerja untuk kemajuan masyarakat, semua lapisan rakyat di Kabupaten Lamongan,” tuturnya. Rabu, (27/05/2026).

Pertama adalah pembangunan belum sepenuhnya merata.

Masih ada kesenjangan antara wilayah kota dan desa, terutama di kawasan pesisir, selatan, dan daerah rawan banjir. Infrastruktur memang dibangun, tetapi sebagian masyarakat masih merasakan jalan rusak, saluran air buruk, dan akses layanan publik yang belum maksimal. Ketika pembangunan hanya terlihat di pusat kota, maka rasa keadilan sosial menjadi melemah.

Kedua, persoalan banjir dan lingkungan belum terselesaikan serius.

Karena setiap musim hujan, beberapa wilayah Lamongan masih menghadapi genangan dan banjir. Ini menunjukkan tata kelola lingkungan dan drainase belum sepenuhnya kuat. Di sisi lain, kekeringan saat musim kemarau juga masih menjadi ancaman di beberapa kecamatan.

Daerah yang kuat bukan hanya yang mampu membangun gedung, tetapi yang mampu melindungi rakyatnya dari bencana tahunan yang terus berulang.

Ketiga, generasi muda masih menghadapi tantangan minimnya lapangan kerja.

Walaupun angka pengangguran disebut klaim menurun, realitas di lapangan menunjukkan banyak anak muda Lamongan masih kesulitan mendapatkan pekerjaan yang layak. Sebagian besar akhirnya memilih merantau keluar daerah karena industri lokal belum berkembang optimal. Kita lihat antara angka kelulusan dan lapangan kerja baru masih timpang.

Ini menjadi alarm serius. Jika generasi muda terbaik terus keluar dari Lamongan, maka daerah akan kehilangan energi produktif dan inovasi masa depan.

Keempat, budaya kritis masyarakat mulai melemah.

Hari ini kritik sering dianggap serangan, padahal kritik adalah bagian dari kecintaan terhadap daerah. Semangat Bela Negara justru mengajarkan keberanian mengingatkan pemerintah agar tidak terlena dengan penghargaan dan pencitraan. Jangan sampai masyarakat apatisme terhadap politik dan pemerintahan. Abdi negara adalah abdi rakyat. Kabupaten yang besar bukan kabupaten yang anti kritik, tetapi kabupaten yang siap dievaluasi demi perbaikan, kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Kelima, identitas Lamongan sebagai lumbung pangan harus dijaga serius.

Lamongan dikenal sebagai daerah pertanian dan perikanan kuat. Namun ancaman alih fungsi lahan, rendahnya regenerasi petani, serta ketergantungan ekonomi tradisional menjadi tantangan nyata.

Jika sektor pangan tidak diperkuat dengan teknologi, perlindungan petani, dan inovasi pasar, maka Lamongan bisa kehilangan identitas strategisnya sendiri.

Lebih lanjut, Kepala FKBN Bakorda Lamongan mengatakan, Bahwa Bela Negara untuk Lamongan Hari Ini, Bela Negara bukan hanya soal menjaga NKRI dengan seragam dan slogan. Bela Negara juga berarti: semua berani melawan korupsi, bersama mengawasi pembangunan, menjaga lingkungan, memperjuangkan keadilan sosial, dan memastikan rakyat kecil ikut menikmati hasil pembangunan.

Di Hari Jadi Lamongan ke-457, masyarakat tidak membutuhkan sekadar pesta dan baliho ucapan. Yang dibutuhkan adalah keberanian bersama untuk mengakui kekurangan dan memperbaikinya.

Karena daerah yang kuat bukan daerah tanpa masalah, melainkan daerah yang berani menghadapi masalah dengan jujur.

Selamat Hari Jadi Lamongan ke-457.

“Bela Negara dimulai dari keberanian menjaga daerah sendiri agar tidak tertinggal, tidak rusak, dan tidak kehilangan masa depan yang lebih baik, lebih maju, transparansi, makmur dan sejahtera,” pungkasnya. (**)

ShareTweetSend

Related Posts

Semarak Hari Kebudayaan Nasional 2026, SDN Dagan Tampilkan Kesenian Tongklek
Berita

Semarak Hari Kebudayaan Nasional 2026, SDN Dagan Tampilkan Kesenian Tongklek

17 Oktober 2026
HKG PKK ke-54 Lamongan, SDN Sumberagung Mantup Raih Juara 2 Lomba PHBS Tingkat Kabupaten
Berita

HKG PKK ke-54 Lamongan, SDN Sumberagung Mantup Raih Juara 2 Lomba PHBS Tingkat Kabupaten

17 Oktober 2026
Ki Romo Sostro Perkuat Pelestarian Budaya, Sedulur Kembang Ati Lamongan Usung Campursari, Jaranan, dan Reog
Berita

Ki Romo Sostro Perkuat Pelestarian Budaya, Sedulur Kembang Ati Lamongan Usung Campursari, Jaranan, dan Reog

14 Oktober 2026
GMBB Brengkok Datangi Gedung DPRD Lamongan, Persoalan PTSL Dibahas Bersama Komisi A
Berita

GMBB Brengkok Datangi Gedung DPRD Lamongan, Persoalan PTSL Dibahas Bersama Komisi A

14 Oktober 2026
Membanggakan! Siswa SDN Kepatihan Lamongan Ukir Prestasi di Bidang Olahraga, Seni, dan Akademik
Berita

Membanggakan! Siswa SDN Kepatihan Lamongan Ukir Prestasi di Bidang Olahraga, Seni, dan Akademik

13 Oktober 2026
Membanggakan! Siswa SDN 3 Made Lamongan Ukir Prestasi di Tiga Bidang Sekaligus
Berita

Membanggakan! Siswa SDN 3 Made Lamongan Ukir Prestasi di Tiga Bidang Sekaligus

12 Oktober 2026
ASITA Bali Siapkan Musda, Fokus Perkuat Pariwisata Berkualitas
Berita

ASITA Bali Siapkan Musda, Fokus Perkuat Pariwisata Berkualitas

8 Oktober 2026
Komunikasi dengan Media Disorot, KJL Minta Pemkab Lamongan Evaluasi Kepala DKPP
Berita

Komunikasi dengan Media Disorot, KJL Minta Pemkab Lamongan Evaluasi Kepala DKPP

3 Oktober 2026
Bela Negara

Usai Apel Kebangsaan, FKBN Lamongan Perkuat Karakter Kebangsaan ASN Dinas Pendidikan

29 September 2026

Hari Besar : HPN 2026

Info Publik : Fai Food

FAI Food: Rajanya Olahan Kambing

Oplus_131072
Oplus_131072

Promoted :

Berita Lain

Media Bela Negara :

BERITAPOPULER

  • SMK Ma’arif NU Mantup Siapkan SDM Unggul Lewat Program PKL Khusus Bersama IDUKA

    SMK Ma’arif NU Mantup Siapkan SDM Unggul Lewat Program PKL Khusus Bersama IDUKA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kafe MCC Tepi Laut, Destinasi Nongkrong Baru di Lamongan Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PNM Dorong Nilai Ekonomi Sampah Lewat Program Eco Life

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PPP Lamongan Gelar Muscab, Siapkan Formasi Baru untuk Bangkit 2026‐2031

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meriahkan HUT RI ke-81, Road to Lamongan Rockwoods Fest 2026 Hadir di G-Park Forest

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Prajurit Kodim 0812/Lamongan Donorkan Darah di Polres

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kodim 0812/Lamongan Dukung Taruna Akademi TNI Bina Generasi Muda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

UMKM Bela Negara : (Klik)

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Info Lainnya

© 2021 Pusat Berita Rakyat

No Result
View All Result
  • Home
  • Agro Sektor
  • Daerah
  • Desa Kita
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Suara Milenial
  • Teknologi
  • TNI – POLRI
  • UMKM
  • Wisata

© 2021 Pusat Berita Rakyat