Serda Mahendra Bekali 80 Siswa MTS Bahrul Ulum dengan Wawasan Kebangsaan dan Disiplin PBB
Lamongan, Pusatberitarakyat.com – Suara aba-aba “Siap, Gerak!” menggema di lapangan MTS Bahrul Ulum. Barisan siswa kelas akhir berdiri tegak, rapi, dan kompak. Di depan mereka, Serda Mahendra dari Babinsa Koramil 0812/03 Turi memberi contoh baris-berbaris dengan semangat.
Itulah suasana Perkemahan Pelepasan Angkatan ke-4 MTS Bahrul Ulum, Minggu (31/05/2026), yang diikuti 80 siswa siswi. Tahun ini mereka dapat bekal khusus dari Babinsa: wawasan kebangsaan dan pelatihan Peraturan Baris Berbaris.
Serda Mahendra tidak datang hanya untuk memberi perintah. Ia duduk melingkar bersama para siswa, bercerita tentang makna Merah Putih, pentingnya persatuan, dan tanggung jawab generasi muda menjaga NKRI.
“Nak, lulus dari madrasah ini bukan akhir. Ini awal kalian jadi pemimpin masa depan. Kuatkan akhlak, kuatkan rasa cinta tanah air. Bangsa ini butuh kalian yang disiplin dan berkarakter,” pesan Serda Mahendra dengan suara yang tenang tapi mengena.

Setelah sesi materi, giliran praktik PBB. Dari sikap sempurna, hadap kanan kiri, langkah tegap, sampai baris berbanjar. Awalnya banyak yang kaku dan salah gerak. Tapi Serda Mahendra sabar membimbing satu per satu, sesekali meluruskan barisan sambil diselingi canda agar siswa tidak tegang.
“Saya kaget ternyata baris-berbaris itu susah juga. Tapi Pak Babinsa ngajarinnya enak, nggak bentak-bentak. Jadi semangat,” kata Naila, salah satu siswi kelas 9 yang ikut antusias.
Kepala MTS Bahrul Ulum mengapresiasi keterlibatan TNI di acara pelepasan ini. “Kami ingin siswa lulus tidak hanya pintar ngaji dan pelajaran umum, tapi juga punya jiwa nasionalisme dan disiplin. Kehadiran Babinsa memberi warna baru di perkemahan ini,” ujarnya.
Bagi Serda Mahendra, membina anak sekolah adalah bagian dari tugas teritorial. “Kalau pondasi kebangsaan mereka kuat dari sekarang, 10-20 tahun ke depan mereka yang akan jaga Lamongan dan Indonesia,” katanya.
Kemah ditutup dengan yel-yel “NKRI Harga Mati” yang diteriakkan 80 siswa dengan lantang. Sorot mata mereka berubah. Dari siswa yang akan lulus, kini mulai tumbuh rasa bangga jadi bagian dari bangsa Indonesia.
Dari lapangan MTS Bahrul Ulum Turi, Serda Mahendra kembali mengingatkan: barisan yang rapi dimulai dari hati yang tertata. Dan cinta tanah air dimulai dari hal sederhana, seperti berdiri tegak saat bendera dikibarkan. (Pendim0812)


























