Pusat Berita Rakyat
  • Home
  • Agro
    • Agro Sektor
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Komunitas
  • Nasional
  • Peristiwa
  • TNI – POLRI
No Result
View All Result
  • Home
  • Agro
    • Agro Sektor
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Komunitas
  • Nasional
  • Peristiwa
  • TNI – POLRI
No Result
View All Result
Pusat Berita Rakyat
Home Berita

Soroti Kasus Aresha Day Care, DPD RI Lia Istifhama Kritik Minimnya Sinkronisasi dan Pengabaian Hak Anak

by jurnalis
29 April 2026
in Berita, Birokrasi
Soroti Kasus Aresha Day Care, DPD RI Lia Istifhama Kritik Minimnya Sinkronisasi dan Pengabaian Hak Anak

Soroti Kasus Aresha Day Care, DPD RI Lia Istifhama Kritik Minimnya Sinkronisasi dan Pengabaian Hak Anak

JAKARTA, pusatberitarakyat.com – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mengkritisi keras maraknya kasus kekerasan terhadap anak di tempat penitipan anak (day care), yang terjadi di Aresha Daycare. Ia menilai, kasus tersebut merupakan puncak dari persoalan sistemik yang selama ini luput dari perhatian serius.
“Ini bukan kasus tunggal, tetapi fenomena gunung es. Ada persoalan mendasar, mulai dari lemahnya pengawasan hingga minimnya sinkronisasi antarinstansi,” tegas Ning Lia.
Berdasarkan data sementara penegak hukum (26/4/2025), di Aresha Daycare tercatat memiliki 103 anak didik, dengan sekitar 53 anak diduga mengalami kekerasan fisik maupun perlakuan tidak manusiawi. Temuan ini memicu keprihatinan luas sekaligus mendorong desakan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan day care di Indonesia. “Saya meminta pihak penegak hukum menghukum seluruh pihak yang terlibat atas kekerasan kepada puluhan anak yang diikat dan dipukuli di Aresha Day Care,” tegasnya.
Menurut keponkana Gubernur Jawa Timur Khofifah itu, akar persoalan terletak pada belum optimalnya koordinasi lintas sektor. Saat ini, data dan pembinaan day care berada di bawah dinas pendidikan, sementara aspek perlindungan anak melibatkan dinas sosial, kesehatan, hingga pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Kondisi tersebut menyebabkan pengawasan menjadi terfragmentasi.
“Kalau tidak ada sinkronisasi, pengawasan hanya bersifat administratif, bukan substantif. Padahal, yang dibutuhkan adalah kontrol nyata di lapangan. Misalnya, sudah dapat izin dari DPMPTSP lalu ke Dinas Pendidikan, apakah Dinas KBPPPA melakukan kontroling setiap triwulan atau semester. Kalau tidak ada kontroling ya pasti tidak ada evaluasi dari lembaga lainnya,” ujarnya.
Ia juga menyoroti keterbatasan pengawasan harian. Meski pemerintah telah menggulirkan program seperti Taman Asuh Sayang Anak dan Taman Ramah Anak, implementasinya dinilai belum maksimal karena keterbatasan sumber daya.
Di sisi lain, putri KH Maskur Hasyim itu menilai menjamurnya day care berbasis bisnis tanpa standar yang jelas turut memperparah kondisi. Banyak lembaga berdiri tanpa pemahaman memadai terkait perlindungan anak, bahkan mengabaikan prinsip-prinsip Konvensi Hak Anak (KHA).
“Day care bukan sekadar tempat penitipan, tetapi ruang tumbuh kembang anak. Kalau hanya berorientasi bisnis tanpa memahami hak anak, maka potensi pelanggaran sangat besar,” tegasnya.
Menurutnya, setiap lembaga wajib memastikan legalitas dan memenuhi standar operasional sebagai bentuk perlindungan awal. Tanpa itu, risiko kekerasan dan pengabaian akan terus berulang.
Sebagai langkah konkret, Ning Lia mendorong evaluasi total terhadap sistem perizinan, standar operasional, serta mekanisme pengawasan day care. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, mulai dari dinas perizinan, sosial, kesehatan, hingga instansi perlindungan perempuan dan anak.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa Indonesia telah mengadopsi prinsip KHA ke dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yang diperbarui melalui Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014. Regulasi tersebut menegaskan tanggung jawab negara, masyarakat, dan orang tua dalam menjamin perlindungan anak.
“Kasus ini harus diusut tuntas, transparan, dan akuntabel. Lebih dari itu, ini menjadi momentum untuk memperbaiki sistem secara menyeluruh agar tidak ada lagi anak yang menjadi korban,” pungkasnya. (*)
ShareTweetSend

Related Posts

Serunya Tiga Jurnalis Cilik Wawancarai Ning Lia, dari Cita-Cita hingga Pesan untuk Anak Indonesia
Berita

Serunya Tiga Jurnalis Cilik Wawancarai Ning Lia, dari Cita-Cita hingga Pesan untuk Anak Indonesia

27 September 2026
Ning Lia Ucapkan Selamat Emil Dardak Pimpin MES Jatim, Dorong Ekonomi Syariah Berbasis Masyarakat
Berita

Ning Lia Ucapkan Selamat Emil Dardak Pimpin MES Jatim, Dorong Ekonomi Syariah Berbasis Masyarakat

27 September 2026
Kolaborasi Vespa Lamongan dan PUALAM, Waduk Gondang Jadi Panggung Otomotif dan Kuliner
Berita

Kolaborasi Vespa Lamongan dan PUALAM, Waduk Gondang Jadi Panggung Otomotif dan Kuliner

27 September 2026
Pengurus Baru SARBUMUSI Lamongan Susun Tiga Agenda Utama, Advokasi Pekerja Diperkuat
Berita

Pengurus Baru SARBUMUSI Lamongan Susun Tiga Agenda Utama, Advokasi Pekerja Diperkuat

27 September 2026
Geger! Dapur MBG Sukodadi Ditutup Akibat Mesum & IPAL
Berita

Geger! Dapur MBG Sukodadi Ditutup Akibat Mesum & IPAL

27 September 2026
Krisis Air Lamongan: Warga Planet Green Demo, Sebut PDAM Bohong!
Berita

Krisis Air Lamongan: Warga Planet Green Demo, Sebut PDAM Bohong!

27 September 2026
Ning Lia Apresiasi Kampung Pancasila, Sebut Cak Eri Hidupkan Semangat Gotong Royong Arek Surabaya
Berita

Ning Lia Apresiasi Kampung Pancasila, Sebut Cak Eri Hidupkan Semangat Gotong Royong Arek Surabaya

27 September 2026
BPK RI Sosialisasikan Akuntabilitas Dana Desa di Lamongan, ini Fokus Penggunaannya pada 2026
Berita

BPK RI Sosialisasikan Akuntabilitas Dana Desa di Lamongan, ini Fokus Penggunaannya pada 2026

26 September 2026
Cerdas, Inovatif, Kreatif hingga Humble: Jejak Julukan Ning Lia di Tengah Masyarakat
Berita

Cerdas, Inovatif, Kreatif hingga Humble: Jejak Julukan Ning Lia di Tengah Masyarakat

26 September 2026

Hari Besar : HPN 2026

Info Publik : Fai Food

FAI Food: Rajanya Olahan Kambing

Oplus_131072
Oplus_131072

Promoted :

Berita Lain

Media Bela Negara :

BERITAPOPULER

  • Ning Lia Sambut Desa Inklusif, Tekankan Sinkronisasi dengan PKH dan Sekolah Rakyat

    Ning Lia Sambut Desa Inklusif, Tekankan Sinkronisasi dengan PKH dan Sekolah Rakyat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kolaborasi Vespa Lamongan dan PUALAM, Waduk Gondang Jadi Panggung Otomotif dan Kuliner

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terima Laporan 110, Polsek Deket Langsung Amankan Motor Brong dan Pembalap Liar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dandim 0812 Lamongan Awali Pembangunan Rumah Layak Huni untuk Ibu Maryam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puasa Sehat: SPPG Pucung Ajak Siswa MTs Hidayatul Ummah Pahami Gizi Seimbang Sambil Menanti Berbuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ning Lia Terima Penghargaan Tokoh Politik Idola Gen Z, Tegaskan Pentingnya Keterlibatan Anak Muda dalam Demokrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konfercab DPC Sarbumusi Lamongan Sukses Digelar, Gus Irul (Nihrul Bahi Alhaidar SH) Terpilih Sebagai Ketua Periode 2026–2031

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

UMKM Bela Negara : (Klik)

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Info Lainnya

© 2021 Pusat Berita Rakyat

No Result
View All Result
  • Home
  • Agro Sektor
  • Daerah
  • Desa Kita
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Suara Milenial
  • Teknologi
  • TNI – POLRI
  • UMKM
  • Wisata

© 2021 Pusat Berita Rakyat