Pusat Berita Rakyat
  • Home
  • Agro
    • Agro Sektor
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Komunitas
  • Nasional
  • Peristiwa
  • TNI – POLRI
No Result
View All Result
  • Home
  • Agro
    • Agro Sektor
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Komunitas
  • Nasional
  • Peristiwa
  • TNI – POLRI
No Result
View All Result
Pusat Berita Rakyat
Home Bela Negara

Pasar Beras Organik Nasional Semakin Berkembang Seiring Meningkatnya Permintaan

by Jurnalis2
15 Maret 2026
in Bela Negara, Daerah, Nasional
Pasar Beras Organik Nasional Semakin Berkembang Seiring Meningkatnya Permintaan

Pasar Beras Organik Nasional Semakin Berkembang Seiring Meningkatnya Permintaan

Jakarta, Pusatberitarakyat.com – Kebutuhan beras organik di Indonesia menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat serta konsumsi pangan yang ramah lingkungan.

Berdasarkan berbagai kajian pertanian dan pangan, konsumsi beras nasional Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 30 hingga 32 juta ton per tahun. Namun dari jumlah tersebut, porsi beras organik masih tergolong kecil, yakni diperkirakan hanya sekitar 0,5 persen hingga 1 persen dari total konsumsi beras nasional.

Dengan perhitungan tersebut, kebutuhan beras organik nasional diperkirakan berada pada kisaran 150 ribu hingga 300 ribu ton per tahun. Meski demikian, angka tersebut diproyeksikan akan terus meningkat setiap tahun.

Peningkatan permintaan ini dipengaruhi beberapa faktor, di antaranya meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat, semakin banyak restoran dan hotel yang mulai menggunakan bahan pangan organik, serta permintaan ekspor beras organik yang terus bertambah.

Produksi Masih Terbatas.

Di sisi produksi, ketersediaan beras organik di Indonesia masih tergolong terbatas dan belum sepenuhnya mampu memenuhi potensi pasar yang ada. Saat ini, sejumlah daerah telah menjadi sentra produksi beras organik, di antaranya Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Sulawesi Selatan.

Beberapa daerah bahkan mulai mengembangkan konsep desa organik, yakni kawasan pertanian yang secara khusus menerapkan sistem budidaya organik untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun ekspor.

Namun demikian, pengembangan pertanian organik masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan lahan bersertifikat organik hingga proses produksi yang memerlukan waktu lebih lama dibanding pertanian konvensional.

Peluang Pasar Sangat Menjanjikan.

Meski produksinya masih terbatas, peluang pasar beras organik dinilai sangat menjanjikan. Salah satu faktor utama adalah nilai jual yang jauh lebih tinggi dibanding beras biasa.

Di pasaran, harga beras biasa berkisar antara Rp12.000 hingga Rp15.000 per kilogram, sementara beras organik dapat mencapai Rp25.000 hingga Rp40.000 per kilogram.

Pasar Beras Organik Nasional Semakin Berkembang Seiring Meningkatnya Permintaan.

Kondisi ini membuat beras organik memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi bagi petani. Selain itu, semakin banyak konsumen kelas menengah yang mulai beralih ke pangan sehat, sehingga permintaan terus meningkat.

Pasar ekspor juga membuka peluang besar, terutama ke negara-negara seperti Jepang, negara-negara Eropa, dan Amerika, yang memiliki permintaan tinggi terhadap produk pangan organik.

Tantangan Pengembangan.

Meski memiliki potensi besar, pengembangan beras organik di Indonesia masih menghadapi sejumlah kendala. Beberapa di antaranya adalah produksi yang masih terbatas, biaya sertifikasi organik yang relatif mahal, serta masa konversi lahan yang memerlukan waktu sekitar dua hingga tiga tahun.

Selain itu, distribusi dan pemasaran produk organik juga belum merata, sehingga akses pasar bagi petani organik di beberapa daerah masih terbatas.

Potensi Masa Depan.

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian terus mendorong pengembangan pertanian organik di berbagai daerah. Indonesia dinilai memiliki potensi besar karena ketersediaan lahan yang luas serta meningkatnya permintaan pasar global terhadap produk organik.

Sejumlah ahli bahkan memprediksi pasar beras organik di Indonesia dapat tumbuh sekitar 10 hingga 15 persen per tahun dalam beberapa tahun mendatang.

Dengan potensi tersebut, sektor beras organik dinilai tidak hanya mampu meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung sistem pangan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Kesimpulannya, kebutuhan beras organik nasional saat ini diperkirakan mencapai 150 ribu hingga 300 ribu ton per tahun, dan diproyeksikan akan terus meningkat. Sementara itu, produksi yang masih terbatas justru membuka peluang besar bagi pengembangan usaha dan investasi di sektor pertanian organik di Indonesia. (Red)

ShareTweetSend

Related Posts

Makin Banyak Diminati, Beras Organik Tawarkan Berbagai Manfaat Kesehatan
Bela Negara

Makin Banyak Diminati, Beras Organik Tawarkan Berbagai Manfaat Kesehatan

15 Maret 2026
Semangat Berbagi di Bulan Ramadhan, FKBN Provinsi Banten Santuni Anak Yatim dan Warga Kurang Mampu di Curung Manis
Bela Negara

Semangat Berbagi di Bulan Ramadhan, FKBN Provinsi Banten Santuni Anak Yatim dan Warga Kurang Mampu di Curung Manis

15 Maret 2026
Semangat Ramadhan, Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Modo Bagikan 500 Paket Takjil.
Daerah

Semangat Ramadhan, Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Modo Bagikan 500 Paket Takjil.

14 Maret 2026
Sinergi Kodim 0812/Lamongan dan Pemkab Salurkan Kendaraan Roda Tiga KDKMP untuk Dukung Ekonomi Desa
Daerah

Sinergi Kodim 0812/Lamongan dan Pemkab Salurkan Kendaraan Roda Tiga KDKMP untuk Dukung Ekonomi Desa

13 Maret 2026
Semangat Berbagi di Bulan Suci, Persit jajaran Kodim 0812 Lamongan Tebar Kehangatan Lewat Aksi Bagi Takjil Serentak.
Daerah

Semangat Berbagi di Bulan Suci, Persit jajaran Kodim 0812 Lamongan Tebar Kehangatan Lewat Aksi Bagi Takjil Serentak.

13 Maret 2026
Sinergi TNI-Polri dan Pemkab Lamongan Siap Amankan Mudik Lebaran Lewat Operasi Ketupat Semeru 2026.
Daerah

Sinergi TNI-Polri dan Pemkab Lamongan Siap Amankan Mudik Lebaran Lewat Operasi Ketupat Semeru 2026.

13 Maret 2026
Perkuat Konsolidasi, Ansor Sambeng Gelar Jaring Aspirasi, santunan anak yatim dan Buka Bersama
Berita

Perkuat Konsolidasi, Ansor Sambeng Gelar Jaring Aspirasi, santunan anak yatim dan Buka Bersama

13 Maret 2026
Puasa Sehat: SPPG Pucung Ajak Siswa MTs Hidayatul Ummah Pahami Gizi Seimbang Sambil Menanti Berbuka
Berita

Puasa Sehat: SPPG Pucung Ajak Siswa MTs Hidayatul Ummah Pahami Gizi Seimbang Sambil Menanti Berbuka

13 Maret 2026
Kuliner Kambing Spesial, FaiFood Buka Cabang Kedua di Ruko Graha Indah Lamongan.
Daerah

Kuliner Kambing Spesial, FaiFood Buka Cabang Kedua di Ruko Graha Indah Lamongan.

12 Maret 2026

Hari Besar : HPN 2026

Info Publik : Fai Food Cerme Gresik.

Promoted :

Berita Lain

Media Bela Negara :

BERITAPOPULER

  • Semangat Ramadhan, Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Modo Bagikan 500 Paket Takjil.

    Semangat Ramadhan, Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Modo Bagikan 500 Paket Takjil.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasar Beras Organik Nasional Semakin Berkembang Seiring Meningkatnya Permintaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Semangat Berbagi di Bulan Ramadhan, FKBN Provinsi Banten Santuni Anak Yatim dan Warga Kurang Mampu di Curung Manis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Makin Banyak Diminati, Beras Organik Tawarkan Berbagai Manfaat Kesehatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinergi Kodim 0812/Lamongan dan Pemkab Salurkan Kendaraan Roda Tiga KDKMP untuk Dukung Ekonomi Desa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pazar Seçimi ve Likidite Yöntemleri 1 x bet
    0 shares
    Share 0 Tweet 0

  • FKBN dan DPP SPN Jalin Kerja Sama Strategis Pendidikan Kebangsaan bagi Pekerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

UMKM Bela Negara : (Klik)

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Info Lainnya

© 2021 Pusat Berita Rakyat

No Result
View All Result
  • Home
  • Agro Sektor
  • Daerah
  • Desa Kita
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Suara Milenial
  • Teknologi
  • TNI – POLRI
  • UMKM
  • Wisata

© 2021 Pusat Berita Rakyat