Muscab PKB Lamongan Fokus Regenerasi Kepemimpinan, Targetkan Perolehan Kursi Maksimal.
Lamongan, Pusatberitarakyat.com – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lamongan akan segera menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) sebagai agenda strategis untuk menentukan nahkoda baru partai. Dalam prosesnya, penjaringan kandidat ketua dilakukan melalui tahapan uji kompetensi guna memastikan kualitas dan kapasitas calon pemimpin.
Langkah ini menjadi bagian dari konsolidasi internal partai agar tetap solid sekaligus meningkatkan profesionalitas kepemimpinan di tingkat daerah. Seluruh kader pun didorong untuk berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan Muscab.
Di sisi lain, PKB Lamongan juga menatap kontestasi politik mendatang dengan penuh optimisme. Berbekal capaian pada pemilu sebelumnya, partai menargetkan peningkatan signifikan baik dari sisi perolehan suara maupun jumlah kursi di legislatif.

Dalam mekanisme Muscab, proses penentuan ketua tidak semata mengandalkan popularitas, melainkan melalui seleksi berlapis. Sejumlah nama yang diusulkan dari tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) mulai mengemuka, di antaranya Abdul Ghofur yang saat ini menjabat Ketua DPC PKB Lamongan, serta Muhammad Freddy Wahyudi yang menjabat Ketua DPRD Lamongan periode 2024–2029. Namun demikian, seluruh kandidat tetap harus melalui tahapan seleksi lebih lanjut.
Wakil Ketua Umum DPP PKB, Jazilul Fawaid, menjelaskan bahwa Muscab di Lamongan merupakan bagian dari gelombang pertama pelaksanaan Muscab serentak di Jawa Timur. Ia menegaskan bahwa setiap kandidat wajib mengikuti uji kompetensi di tingkat wilayah sebelum diputuskan di tingkat pusat.
“Hasil uji kompetensi di wilayah biasanya dapat diketahui dalam waktu sekitar satu pekan hingga sepuluh hari,” ujar Jazilul, Sabtu (28/03/2026) malam.

Lebih lanjut, terkait dinamika Pilkada, PKB Lamongan mengambil sikap fleksibel namun tetap mengacu pada aspirasi masyarakat di akar rumput. DPP PKB juga membuka ruang bagi kader terbaik untuk maju sebagai calon kepala daerah apabila mendapat dukungan publik.
“Kader PKB tidak boleh ragu ketika masyarakat menghendaki untuk memimpin, termasuk maju sebagai calon bupati,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Lamongan, Abdul Ghofur, menegaskan bahwa target kemenangan menjadi prioritas utama sesuai arahan DPP. Ia menyebut, partainya memasang target ambisius dalam perolehan kursi DPRD.
PKB Lamongan menargetkan raihan 17 hingga 19 kursi legislatif, sekaligus mengembalikan kejayaan partai seperti pada masa awal berdirinya.
“Target tersebut menjadi langkah untuk mengembalikan Lamongan sebagai basis kuat PKB,” ujarnya.
Dengan persiapan matang melalui Muscab dan strategi pemenangan yang terukur, PKB Lamongan optimistis mampu memperkuat dominasinya dalam peta politik daerah pada periode mendatang. (Red).

















