Antisipasi Karhutla, Babinsa 0812/09 Mantup Cek Lahan Tebu
Lamongan, Pusatberitarakyat.com – Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0812/09 Mantup bergerak cepat merespons laporan pemantauan titik lokasi di wilayah binaannya. Langkah sigap ini dilakukan guna memastikan situasi keamanan lingkungan serta mengantisipasi potensi bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Pengecekan lapangan tersebut dilaksanakan langsung di kawasan Desa Mantup, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan. Lokasi peninjauan berada pada titik koordinat -7.2887, 112.35302.
Berdasarkan hasil pemantauan geografis di lokasi, area tersebut merupakan lahan perkebunan tanaman tebu milik warga setempat, yakni Sugeng dan Sarmandi.
Dari hasil penyisiran, petugas menemukan bekas pembakaran sampah sisa sisa panen di sekitar lokasi. Pembakaran sengaja dilakukan oleh pemilik lahan sebagai bagian dari proses pengolahan agar tanaman tebu dapat tumbuh kembali.
Saat kedatangan petugas, kondisi api dipastikan telah padam secara alami. Penyebab pasti munculnya titik pembakaran awal tidak diketahui secara mendalam, namun dipastikan tidak merembet ke area lain.Hingga peninjauan selesai dilakukan, petugas gabungan di lapangan tidak menemukan adanya titik api baru maupun ancaman bahaya lanjutan di sekitar area perkebunan tebu tersebut.
Kegiatan pengecekan lokasi ini melibatkan sinergitas lintas unsur kewilayahan. Hadir di lokasi antara lain Serma Yoga (Babinsa Koramil 0812/09 Desa Mantup), Mustofa (Kepala Desa Mantup), Brigadir Fathan (Polsek Mantup), serta Imam Safi’i (Kasi Trantib Kecamatan Mantup).
”Dalam insiden ini, dipastikan tidak ada dampak kerugian materiil maupun korban jiwa. Seluruh laporan mencatat korban meninggal dunia, luka berat, serta luka ringan berada pada kondisi nihil.Situasi di lokasi didukung oleh kondisi cuaca yang cerah. Babinsa bersama jajaran terkait terus mengimbau warga agar tetap waspada dan berhati-hati saat melakukan pengolahan lahan dengan metode pembakaran sisa panen,” ujarnya.

Aksi tanggap Serma Yoga bersama jajaran Muspika Mantup ini menjadi wujud nyata komitmen TNI AD dan aparat kewilayahan dalam menjaga kondusivitas serta keselamatan warga. (Red)


























