Cegah Api Meluas, Babinsa 0812/08 Sambeng Padamkan Kebakaran Lahan
Lamongan, Pusatberitarakyat.com – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0812/08 Sambeng, Serka Ahmad Muslim, bergerak cepat dalam merespons munculnya titik api di area lahan milik Perhutani. Aksi pemadaman tersebut dilaksanakan di wilayah Desa Wonorejo, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan.
Peristiwa ini terpantau pada hari Rabu, 26 Agustus 2026, sekitar pukul 10.13 WIB. Babinsa yang sedang bertugas langsung menindaklanjuti laporan adanya kepulan asap dan pergerakan api di kawasan vegetasi tersebut.
Berdasarkan pemetaan di lapangan, lokasi kejadian berada pada titik koordinat -7.27465, 112.23756. Area tersebut merupakan kawasan persawahan dan hutan kemasyarakatan di bawah pengawasan kontrak Perhutani.Dari hasil pengumpulan data awal, pembakaran ini terjadi di area kontrak yang dipersiapkan untuk pengolahan lahan. Langkah tersebut sengaja dilakukan oleh pengelola untuk membersihkan sisa vegetasi guna persiapan masa tanam jagung.
Meskipun pembakaran dilakukan secara sengaja untuk kepentingan pembukaan lahan pertanian, perambatan api tetap berisiko meluas jika tidak dikendalikan. Oleh karena itu, penanganan segera di lapangan sangat diperlukan untuk mencegah kebakaran membakar area yang lebih luas.Mengetahui keberadaan titik api tersebut, Serka Ahmad Muslim segera mendatangi lokasi kejadian secara langsung. Langkah awal yang dilakukan adalah melakukan pengecekan cakupan area yang terdampak serta memetakan arah angin.
Setibanya di lokasi, Babinsa Koramil 0812/08 Sambeng tersebut langsung berupaya melakukan pemadaman secara manual. Berkat tindakan yang cepat dan terukur, kondisi api saat ini sudah berhasil dilokalisir dan dalam kondisi mulai padam.
Dalam kejadian ini, dilaporkan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, baik dari masyarakat setempat maupun petugas. Korban meninggal dunia, luka berat, maupun luka ringan dinyatakan nihil.Selain tidak adanya korban jiwa, kerugian materiil akibat kejadian ini juga dinyatakan nihil. Penanganan cepat di titik lokasi berhasil mencegah kerusakan pada fasilitas maupun infrastruktur lain di sekitar lahan.
”Kondisi cuaca di lokasi kejadian saat pemadaman berlangsung terpantau cerah, yang turut mempermudah proses pemadaman dan pemantauan sisa-sisa bara api. Babinsa terus mengimbau warga agar tidak menggunakan metode pembakaran dalam mengolah lahan guna menjaga keamanan lingkungan sekitar,” ungkapnya. (Red)


























