Dorong Swasembada Pangan, Babinsa 0812/20 Karangbinangun Dampingi Gertam di Sambopinggir
Lamongan, Pusatberitarakyat.com – Dalam rangka memperkuat dan melanjutkan keberlanjutan program swasembada pangan nasional di tingkat daerah, Babinsa Koramil 0812/20 Karangbinangun Serda Ainul Taqwa melaksanakan pendampingan intensif dalam kegiatan Percepatan Gerakan Tanam (Gertam) padi. Kegiatan kolaboratif ini bertempat di hamparan lahan pertanian milik Wanto, anggota Kelompok Tani (Poktan) Sri Lestari 1, Desa Sambopinggir, Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan. Jumat, (18/09/2026).
Kegiatan pendampingan tersebut dihadiri oleh jajaran lintas sektor demi memastikan pengawalan sektor pertanian berjalan komprehensif. Hadir dalam kesempatan tersebut Tim Bidang Ketahanan Pangan Kabupaten Lamongan Santi, S.P., Koordinator PPL Kecamatan Karangbinangun Khoirun Nisa’, S.P., Petugas Pengamat Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Kabupaten Lamongan Sdri. Yuanita, S.P., tim PPL Kecamatan Karangbinangun, serta seluruh pengurus dan anggota Poktan Sri Lestari 1.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemberian sosialisasi dan pengarahan secara langsung kepada para petani di saung tani setempat. Tim Bidang Ketahanan Pangan Kabupaten Lamongan bersama Babinsa dan PPL menyampaikan edukasi mendalam mengenai pentingnya percepatan masa tanam guna mengoptimalkan ketersediaan air serta menjaga produktivitas padi agar target ketahanan pangan wilayah Lamongan tetap stabil terjaga.
Di sela-sela sosialisasi, Serda Ainul Taqwa selaku Babinsa Desa Sambopinggir memberikan penekanan terkait komitmen Satuan Komando Territorial dalam mendukung penuh setiap program pertanian di wilayah binaan. Babinsa menegaskan bahwa keterlibatan TNI di lapangan bukan sekadar bentuk formalitas, melainkan wujud kepedulian nyata untuk membantu mengatasi kesulitan para petani.
”Pendampingan ini merupakan tugas dan wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami di Koramil 0812/20 Karangbinangun siap mengawal penuh seluruh tahapan pertanian, mulai dari percepatan tanam, pengawasan distribusi pupuk, hingga pengairan. Kami ingin memastikan para petani Poktan Sri Lestari 1 dapat bercocok tanam dengan lancar tanpa kendala teknis sehingga hasil panen melimpah dan target swasembada pangan tercapai,” tegas Serda Ainul Taqwa.

Usai pengarahan, seluruh pihak yang hadir langsung turun ke area persawahan berlumpur untuk melaksanakan aksi tanam padi secara serentak di lahan sawah Wanto. Suasana kebersamaan terlihat begitu hangat saat prajurit Babinsa bergotong royong bersama para petani dan petugas lapangan, menanam bibit padi unggul dengan pola tanam yang direkomendasikan.
Koordinator PPL Kecamatan Karangbinangun, Khoirun Nisa’, S.P., turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas partisipasi aktif dan sinergi yang ditunjukkan oleh Koramil 0812/20 Karangbinangun. Menurutnya, kehadiran unsur TNI di lapangan terbukti menjadi suntikan motivasi moril yang sangat efektif bagi para petani untuk menanam tepat waktu.
”Sinergi bersama Babinsa dan Tim Ketahanan Pangan Kabupaten sangat membantu kami para penyuluh dalam menggerakkan semangat petani. Dengan adanya pendampingan ketat dari Babinsa, respon petani terhadap imbauan Percepatan Gertam ini menjadi jauh lebih cepat dan kompak. Ini sangat krusial untuk mencegah keterlambatan masa tanam,” ungkap Khoirun Nisa’, S.P.
Selain fokus pada penanaman, POPT Kabupaten Lamongan Sdri. Yuanita, S.P., bersama Babinsa juga memanfaatkan momen tersebut untuk meninjau potensi ancaman hama tanaman serta memberikan advis teknis mengenai pencegahan dini Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT). Pendampingan terpadu ini diharapkan dapat meminimalisir risiko kegagalan panen akibat serangan hama di musim tanam kali ini.
Seluruh rangkaian kegiatan Percepatan Gerakan Tanam di Desa Sambopinggir berakhir pada siang hari dengan situasi yang aman, tertib, dan penuh kelancaran. Keberhasilan pelaksanaan Gertam ini diharapkan dapat menjadi stimulan bagi kelompok tani lain di wilayah Kecamatan Karangbinangun untuk segera melakukan percepatan olah lahan dan penanaman padi demi menyokong predikat Kabupaten Lamongan sebagai lumbung pangan utama Jawa Timur. (Red)


























