Zubairi, S.H., M.H. : Akademisi Hingga Praktisi Hukum Korupsi dan Kepemiluan.
SURABAYA,Pusatberitarakyat.com – Sosok advokat muda asal Sumenep, Zubairi, S.H., M.H., menunjukkan kiprah yang konsisten di dunia akademik, praktik hukum, dan pengabdian masyarakat. Pria kelahiran 1992 ini kini dikenal sebagai salah satu praktisi hukum yang aktif menangani perkara-perkara strategis di Jawa Timur dan nasional.
Latar Belakang Pendidikan :
Zubairi menempuh pendidikan S1 Ilmu Hukum di Universitas Negeri Surabaya (UNESA) pada tahun 2010-2014 dan melanjutkan studi S2 Ilmu Hukum di Universitas Airlangga (UNAIR) pada 2019-2020. Latar akademis yang kuat ini mengantarkannya menjadi Dosen Praktisi di Fakultas Hukum UNESA sejak 2019 hingga sekarang.
Kiprah Profesional :
Tidak hanya di kampus, Zubairi juga aktif di berbagai lembaga. Sejak 2019, ia tercatat sebagai:
– Advokat pada Unit Layanan dan Bantuan Hukum (ULBH) UNESA
– Bidang Litigasi di Pusat Rehabilitasi Narkotika Merah Putih
– Director di Z Law Center
– Korwil SKP PT. PLN (Persero) Jatim untuk PT. Surveyor Indonesia (Persero) pada periode 2019-2023.
Penanganan Perkara Strategis :
Beberapa perkara besar pernah ditanganinya, di antaranya:
– *2023-2024:* Tindak Pidana Korupsi Kredit Fiktif BRI Jemursari di Pengadilan Tipikor Surabaya
– *2023:* Tindak Pidana Korupsi Perusda Sumbawa Barat di Pengadilan Tipikor Mataram
– *2020:* Permohonan Pembatalan Hasil Pemilukada Kabupaten Banyuwangi di Mahkamah Konstitusi
– *2019:* Perkara Mega Proyek Meikarta di Pengadilan Tipikor Bandung dan Eksekusi Putusan Arbitrase Internasional Tam Dao Co., LTD, Vietnam.
Rekam jejak ini menunjukkan spesialisasi di bidang hukum pidana korupsi, kepemiluan, dan hukum bisnis internasional.
Aktivitas Organisasi dan Karya Ilmiah :
Di organisasi profesi, Zubairi menjabat sebagai Wakil Ketua Young Lawyers Committee (YLC) Peradi Cabang Surabaya sejak 2023 dan Anggota Peradi Surabaya sejak 2019. Ia juga menjadi Dewan Pertimbangan Eksternal UKIM UNESA.
Sebagai akademisi, ia telah mempublikasikan sejumlah karya ilmiah terakreditasi SINTA 2 hingga SINTA 4, seperti:
– “Investigation Policy on Crime of Unfair Business Competition After the Enforcement of the Omnibus Law” (IJCLS Vol 6, 2021, SINTA 2).
– “Pertanggungjawaban Pengelola Parkir Atas Kehilangan Kendaraan” (RechtIdee Vol 15, 2020).
– “Inconsistency in Political Bride Price (Mahar) Criminal Arrangements in Presidential Elections” (2018).
Dengan kombinasi peran sebagai dosen, advokat, dan peneliti, Zubairi dinilai sebagai representasi advokat milenial yang mengedepankan integritas akademik dalam praktik litigasi. (Red)



























