GRESIK, pusatberitarakyat.com – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pagar Nusa Universitas Sunan Gresik (USG) menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan Masa Penerimaan Santri Baru (Diklat MAPESBA) pada 9–10 Oktober 2026. Kegiatan ini bertempat di Pondok Pesantren Al Hadi, Desa Imaan, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, dengan diikuti sebanyak 25 peserta.
Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi UKM Pagar Nusa USG dalam memperkenalkan organisasi, menanamkan nilai-nilai pencak silat, serta membangun semangat kaderisasi bagi para santri baru. Selain itu, Diklat MAPESBA diharapkan mampu menjadi wadah pembentukan karakter, kedisiplinan, solidaritas, dan jiwa kepemimpinan bagi anggota baru.
Acara tersebut dihadiri oleh Pembina UKM Pagar Nusa Universitas Sunan Gresik, Achmad Alfaridzi, S.Pd., M.Pd.; Pengasuh Pondok Pesantren Al Hadi, Kiai Abdul Malik; Ketua PAC Pagar Nusa Sidayu; serta perwakilan UKM Pagar Nusa dari Universitas Islam Darul ’Ulum (Unisda), Universitas Islam Lamongan (Unisla), Universitas Qomaruddin, (UTM) Universitas Trunojoyo Madura, (Uinsa) Universitas Islam Negri Sunan Ampel Surabaya, dan Alumni UKM Pagar Nusa Uin Malang.
Dalam sambutannya, Ketua UKM Pagar Nusa Universitas Sunan Gresik menyampaikan bahwa kegiatan MAPESBA merupakan langkah awal untuk menumbuhkan semangat sekaligus mengenalkan lebih dekat para peserta dengan UKM Pagar Nusa USG.
Ia juga mengapresiasi kerja keras panitia yang telah mempersiapkan dan melaksanakan kegiatan secara mandiri.
“Walaupun kegiatan ini dilaksanakan secara mandiri, semangat panitia sangat luar biasa. Ini menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk terus bergerak, berproses, dan membangun organisasi menjadi lebih baik,” ungkapnya.
Sementara itu, Pembina UKM Pagar Nusa Universitas Sunan Gresik, Achmad Alfaridzi, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa anggota Pagar Nusa tidak hanya dituntut untuk menguasai kemampuan pencak silat, tetapi juga harus memahami tata kelola organisasi dan memiliki orientasi yang jelas dalam mencetak atlet berprestasi.
“Walaupun kita merupakan UKM pencak silat, kita juga harus memahami organisasi dengan baik dan fokus dalam mencetak atlet-atlet yang berprestasi,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan sangat bangga bahwa UKM Pagar Nusa USG telah berhasil melaksanakan pengkaderan awal secara formal yang belum pernah dilakukan ukm lainya dan semoga ini menjadi contoh yang baik agar ukm yang lain melakukan kegiatan pengkaderan secara formal.
Melalui kegiatan Diklat MAPESBA ini, UKM Pagar Nusa Universitas Sunan Gresik berharap dapat melahirkan kader-kader yang tidak hanya tangguh dalam kemampuan bela diri, tetapi juga memiliki pemahaman organisasi yang kuat, berkarakter, berintegritas, serta mampu mengharumkan nama kampus melalui prestasi di bidang pencak silat.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan semangat kaderisasi Pagar Nusa di lingkungan Universitas Sunan Gresik semakin tumbuh dan mampu menjadi fondasi bagi kemajuan organisasi pada masa mendatang.


























