Pusat Berita Rakyat
  • Home
  • Agro
    • Agro Sektor
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Komunitas
  • Nasional
  • Peristiwa
  • TNI – POLRI
No Result
View All Result
  • Home
  • Agro
    • Agro Sektor
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Komunitas
  • Nasional
  • Peristiwa
  • TNI – POLRI
No Result
View All Result
Pusat Berita Rakyat
Home Berita

Wujudkan Swasembada Pangan, Senator Jatim Lia Istifhama Dukung Peningkatan Produksi Padi dan Pengelolaan SDA

by jurnalis
27 Februari 2025
in Berita, Birokrasi, Daerah, DPD RI
Wujudkan Swasembada Pangan, Senator Jatim Lia Istifhama Dukung Peningkatan Produksi Padi dan Pengelolaan SDA

Wujudkan Swasembada Pangan, Senator Jatim Lia Istifhama Dukung Peningkatan Produksi Padi dan Pengelolaan SDA

 

Surabaya, pusatberitarakyat – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia, Lia Istifhama, memberikan dukungan penuh terhadap upaya mewujudkan swasembada pangan di Provinsi Jawa Timur.

Dukungan ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2009 yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional, terutama dalam sektor beras.

Ning Lia, sapaan akrab Lia Istifhama, berharap Pemerintah Provinsi Jawa Timur fokus utama pada upaya peningkatan produksi padi guna memastikan ketersediaan beras yang cukup untuk kebutuhan masyarakat. Menurutnya, Jawa Timur dikenal sebagai salah satu daerah penghasil utama padi di Indonesia. Berdasarkan data, kebutuhan beras masyarakat Jawa Timur hanya sekitar 3,5 juta ton per tahun, sementara Provinsi Jawa Timur mampu menghasilkan lebih dari 5,3 juta ton beras, yang menunjukkan adanya surplus sekitar 1,8 juta ton.

“Ini merupakan pencapaian yang signifikan. Namun, tantangan yang ada tetap besar, terutama terkait dengan ketersediaan lahan untuk menanam. Oleh karena itu, pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dan kebijakan pemerintah yang mendukung sektor pertanian sangat penting,” jelas Ning Lia.

Ning Lia adanya mekanisme pengaturan harga gabah yang stabil. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah pengawasan harga yang rutin setiap bulan agar harga gabah di tingkat petani tidak jatuh terlalu rendah. Dalam hal ini, peran Badan Urusan Logistik (Bulog) sangat penting, di mana pemerintah membeli gabah dari petani untuk disalurkan ke pasar, sekaligus menjaga kestabilan harga beras di tingkat nasional.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Heru Suseno, mengungkapkan meskipun produksi beras mengalami surplus, ada permasalahan lahan pertanian menjadi isu utama yang perlu perhatian lebih lanjut.

“Adanya penurunan luas lahan pertanian yang menjadi tantangan besar pula kami pertanian di Jatim,” jelasnya.

Berdasarkan data dari Kementerian Pertanian dan Badan Pertanahan Nasional (BPN), luas baku lahan pertanian untuk tahun 2024 hanya sebesar 1,2 juta hektar, menurun dari tahun sebelumnya yang mencapai 1,62 juta hektar.

“Penurunan luas lahan pertanian ini merupakan tantangan yang cukup besar, namun kita tetap harus memastikan kualitas dan keberlanjutan pertanian. Meski demikian, petani di Jawa Timur masih mampu memanen 9,2 juta ton gabah kering giling, yang setara dengan 5,3 juta ton beras konsumsi,” tambah Heru.

Heru berharap indeks pertanaman padi di Jawa Timur dapat ditingkatkan, dengan target mencapai indeks pertanaman (IP) padi sebesar 2,8 pada tahun 2025, untuk merealisasikan tambahan produksi beras sebanyak 2 juta ton.

Meskipun banyak tantangan, Heru menegaskan Provinsi Jawa Timur tetap berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan swasembada pangan, baik untuk kebutuhan regional maupun mendukung ketahanan pangan nasional.

“Penting untuk memperhatikan aspek keberlanjutan dalam setiap kebijakan yang diambil, agar tidak hanya produksi pangan yang tercapai, tetapi kesejahteraan petani dan masyarakat juga meningkat secara berkelanjutan,” ujarnya.

Untuk mencapai tujuan swasembada pangan, produksi melimpah saja tidak cukup. Heru menegaskan pentingnya dukungan terhadap infrastruktur dan sarana produksi pertanian, termasuk penyediaan jaringan irigasi yang baik, benih padi berkualitas, obat-obatan pertanian, pupuk, serta alat pasca-panen yang memadai.

“Kelompok tani, seperti yang tergabung dalam organisasi Perhimpunan Petani Cinta Pangan (PCPL), juga perlu diberdayakan agar dapat mengakses fasilitas produksi yang dibutuhkan,” pungkasnya. (*)

ShareTweetSend

Related Posts

BPK RI Sosialisasikan Akuntabilitas Dana Desa di Lamongan, ini Fokus Penggunaannya pada 2026
Berita

BPK RI Sosialisasikan Akuntabilitas Dana Desa di Lamongan, ini Fokus Penggunaannya pada 2026

26 September 2026
Cerdas, Inovatif, Kreatif hingga Humble: Jejak Julukan Ning Lia di Tengah Masyarakat
Berita

Cerdas, Inovatif, Kreatif hingga Humble: Jejak Julukan Ning Lia di Tengah Masyarakat

26 September 2026
BPBPK Jatim Tinjau Pamsimas Sumberwudi, Tekankan Transparansi dan Kualitas Pembangunan
Berita

BPBPK Jatim Tinjau Pamsimas Sumberwudi, Tekankan Transparansi dan Kualitas Pembangunan

25 September 2026
Ning Lia Sambut Desa Inklusif, Tekankan Sinkronisasi dengan PKH dan Sekolah Rakyat
Berita

Ning Lia Sambut Desa Inklusif, Tekankan Sinkronisasi dengan PKH dan Sekolah Rakyat

24 September 2026
Ning Lia Dorong Dana Desa Lebih Fleksibel, Pembangunan Harus Sesuai Kebutuhan Lokal
Berita

Ning Lia Dorong Dana Desa Lebih Fleksibel, Pembangunan Harus Sesuai Kebutuhan Lokal

24 September 2026
Ning Lia: DPD RI Bukan Sekadar Penampung Aspirasi, tapi Katalisator Kemajuan Daerah
Berita

Ning Lia: DPD RI Bukan Sekadar Penampung Aspirasi, tapi Katalisator Kemajuan Daerah

24 September 2026
Ning Lia Sambut Penyesuaian Lahan KDMP, Tekankan Pembangunan Desa dan Ruang Hijau Harus Selaras
Berita

Ning Lia Sambut Penyesuaian Lahan KDMP, Tekankan Pembangunan Desa dan Ruang Hijau Harus Selaras

24 September 2026
Tak Terima Uang Kok Digugat? Ini Kronologi Kasus Ibunda Senator Lia Istifhama
Berita

Tak Terima Uang Kok Digugat? Ini Kronologi Kasus Ibunda Senator Lia Istifhama

24 September 2026
Soroti Sistem Desil, Lia Istifhama: Rumah Warisan Belum Tentu Cerminkan Kemampuan Ekonomi
Berita

Soroti Sistem Desil, Lia Istifhama: Rumah Warisan Belum Tentu Cerminkan Kemampuan Ekonomi

24 September 2026

Hari Besar : HPN 2026

Info Publik : Fai Food

FAI Food: Rajanya Olahan Kambing

Oplus_131072
Oplus_131072

Promoted :

Berita Lain

Media Bela Negara :

BERITAPOPULER

  • BPBPK Jatim Tinjau Pamsimas Sumberwudi, Tekankan Transparansi dan Kualitas Pembangunan

    BPBPK Jatim Tinjau Pamsimas Sumberwudi, Tekankan Transparansi dan Kualitas Pembangunan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPK RI Sosialisasikan Akuntabilitas Dana Desa di Lamongan, ini Fokus Penggunaannya pada 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Muspika Deket Cup 2026 Memanas! Delapan Laga Penyisihan Berakhir, Persaingan Menuju Babak Berikutnya Makin Ketat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demi Kepastian Regulasi Media, Lia Istifhama dan KPID Jawa Timur Desak Pengesahan RUU Penyiaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerdas, Inovatif, Kreatif hingga Humble: Jejak Julukan Ning Lia di Tengah Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prestasi Tinggi, Tetap Membumi: Ning Lia dan Cerita di Balik Kuliner Kaki Lima

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Route Musik, Band Naff Intimate Show Hadir di Onnea Lamomgan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

UMKM Bela Negara : (Klik)

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Info Lainnya

© 2021 Pusat Berita Rakyat

No Result
View All Result
  • Home
  • Agro Sektor
  • Daerah
  • Desa Kita
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Suara Milenial
  • Teknologi
  • TNI – POLRI
  • UMKM
  • Wisata

© 2021 Pusat Berita Rakyat