Danramil Sugio Bersama Tim Gabungan Tinjau Sumur Tua yang Diduga Mengandung Migas
Lamongan, Pusatberitarakyat.com – Danramil 0812/13 Sugio, Kapten Arm Yudhi Kurniadi, bersinergi dengan jajaran Forkopimcam Sugio mendampingi tim gabungan dari Pemerintah Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur, serta instansi terkait dalam pelaksanaan monitoring dan survei lokasi sumur tua/lama yang diduga mengeluarkan minyak dan gas bumi (Migas).
Kegiatan verifikasi lapangan ini berlokasi di lahan milik Perhutani, Dusun Gebangan, Desa Kalitengah, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, pada Kamis (18/06/2026).
Survei dan peninjauan langsung ini dipimpin oleh Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Lamongan, Bp. Nurul Minin, S.E., M.M., serta diikuti oleh sekitar 20 orang personel tim ahli dan pengamanan.
Hadir dalam kegiatan pemantauan tersebut antara lain Lilik Rahayu Nigtiyas & Fani (Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur),Zainul Pujie Hidayat, S.H. (Bagian Perekonomian Setda Kab. Lamongan),Sofiyan (Pertamina PEP Zona 11 Jawa Timur),Arif Abadil G. (SKK Migas Regional Jawa Timur Wilayah Lamongan),Forkopimcam Kecamatan Sugio (termasuk Danramil 0812/13 Sugio),Fatkhul Huda (Kepala Desa Kalitengah), Tim Bagian Perekonomian Setda Lamongan serta Bakesbangpol Kabupaten Lamongan.
Setibanya di lokasi pertama di Dusun Gebangan, Desa Kalitengah, Kecamatan Sugio, rombongan langsung melakukan survei fisik serta verifikasi terhadap kondisi sumur tua yang dilaporkan mengeluarkan indikasi zat minyak dan gas. Sinergitas TNI-Polri dan Pemcam Sugio memastikan proses pengambilan sampel dan pemeriksaan awal oleh tim ahli berjalan kondusif.

Tidak berhenti di satu titik, tim gabungan melanjutkan verifikasi ke lokasi kedua di Desa Sekidang, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan. Langkah ini diambil guna menindaklanjuti laporan serupa terkait keberadaan sumur lama yang memiliki potensi kandungan sumber daya alam demi keamanan dan pemetaan wilayah strategis.
”Pendampingan ini merupakan wujud deteksi dini dan sinergitas Koramil 0812/13 Sugio bersama Forkopimcam dan instansi teknis. Kita ingin memastikan proses pengkajian potensi alam ini berjalan aman, sekaligus mengantisipasi dampak lingkungan bagi warga sekitar,” ujar Kapten Arm Yudhi Kurniadi dalam keterangannya. (Pendim0812).


























