Pusat Berita Rakyat
  • Home
  • Agro
    • Agro Sektor
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Komunitas
  • Nasional
  • Peristiwa
  • TNI – POLRI
No Result
View All Result
  • Home
  • Agro
    • Agro Sektor
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Komunitas
  • Nasional
  • Peristiwa
  • TNI – POLRI
No Result
View All Result
Pusat Berita Rakyat
Home Berita

Haidar Gibran, Siswa Kelas 2 MI Hidayatus Salam yang Menjelma Jadi Janaka di Karnaval Nusantara

by Jurnalis2
27 Agustus 2026
in Berita, Daerah, Desa Kita, Dunia Seni, Sejarah Budaya, Tradisi Budaya
Haidar Gibran, Siswa Kelas 2 MI Hidayatus Salam yang Menjelma Jadi Janaka di Karnaval Nusantara

Haidar Gibran, Siswa Kelas 2 MI Hidayatus Salam yang Menjelma Jadi Janaka di Karnaval Nusantara

Gresik, Pusatberitarakyat.com – Semarak budaya Nusantara hadir dalam Karnaval MI Hidayatus Salam Lowayu, Desa Lowayu, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026). Mengusung tema “Warisan Nusantara: Jejak Budaya, Jati Diri Bangsa”, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi para siswa untuk mengenal dan menampilkan kekayaan budaya Indonesia melalui sejarah, legenda, seni tradisional, dan tokoh pewayangan.

Salah satu penampilan yang mencuri perhatian adalah sosok Janaka, tokoh pewayangan yang diperankan oleh Haidar Gibran Fairuz Atmaja, siswa kelas 2 MI Hidayatus Salam Lowayu.

Dengan mengenakan busana yang menggambarkan karakter seorang ksatria pewayangan, Haidar tampil sebagai Janaka atau Arjuna, salah satu tokoh utama dalam kisah Mahabharata dan pewayangan Jawa.

Penampilan tersebut bukan sekadar bagian dari kemeriahan karnaval. Sosok Janaka yang dibawakan Haidar menjadi bagian dari pesan besar yang ingin disampaikan melalui tema “Warisan Nusantara”, yakni mengenalkan nilai-nilai budaya kepada anak-anak sejak usia dini.

Janaka, Ksatria yang Tidak Hanya Mengandalkan Kesaktian.

Dalam cerita pewayangan Jawa, Janaka merupakan salah satu nama atau gelar dari Arjuna, putra Prabu Pandu Dewanata dan Dewi Kunti serta salah satu dari lima Pandawa.

Janaka dikenal sebagai ksatria yang memiliki kemampuan memanah luar biasa. Namun, kisah hidupnya tidak hanya berbicara tentang kesaktian dan kemenangan dalam peperangan.

Janaka digambarkan sebagai sosok yang cerdas, tekun, tenang, rendah hati, pemberani, dan mampu mengendalikan diri. Ia menjalani berbagai perjalanan dan laku prihatin untuk memperoleh ilmu serta meningkatkan kemampuan dirinya.

Dalam berbagai lakon pewayangan, perjalanan Janaka menggambarkan proses seorang manusia dalam menempa diri. Kesaktian yang dimiliki tidak datang begitu saja, melainkan melalui belajar, berguru, berlatih, bertapa, serta menghadapi berbagai ujian kehidupan.

Nilai tersebut menjadi menarik ketika diwujudkan dalam sosok Haidar, seorang siswa kelas 2 yang masih berada pada tahap awal perjalanan pendidikannya.

Jika Janaka dalam kisah pewayangan dikenal mampu membidik sasaran dengan busurnya, Haidar seakan sedang belajar membidik “sasaran” kehidupannya sendiri: menjadi anak yang berani, percaya diri, berkarakter, serta mengenal akar budayanya.

Karnaval Menjadi Panggung Cerita Budaya.

Karnaval MI Hidayatus Salam Lowayu tidak sekadar menghadirkan parade kostum. Konsep kegiatan dikemas dengan berbagai cerita yang menggambarkan kekayaan budaya Jawa dan Nusantara.

Tema “Warisan Nusantara: Jejak Budaya, Jati Diri Bangsa” diterjemahkan melalui tiga bagian besar, yakni Babat Tanah Jawi, Legenda Reog Ponorogo, dan Pewayangan.

Babat Tanah Jawi membawa nuansa sejarah dan perjalanan peradaban masa lalu. Legenda Reog Ponorogo menghadirkan karakter dan simbol kesenian tradisional seperti Singo Barong, dadak merak, warok, dan bujang ganong.

Sedangkan bagian pewayangan menghadirkan tokoh-tokoh seperti Janaka atau Arjuna, Bima, dan Semar.

Berbagai elemen visual seperti wayang kulit, gamelan, batik, ornamen tradisional, hingga kesenian Reog menjadi bagian dari gambaran besar tentang kekayaan budaya Nusantara.

Karnaval yang berlangsung di Desa Lowayu, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, tersebut pun berubah menjadi panggung berjalan yang mempertemukan anak-anak dengan cerita masa lalu.

Pesan Wali Kelas Bu Hj. Filla: Budaya Harus Dikenalkan Sejak Dini.

Bu Hj. Filla, wali kelas Haidar, mengatakan bahwa kegiatan karnaval menjadi sarana pembelajaran yang dapat memberikan pengalaman langsung kepada siswa.

Menurutnya, anak-anak tidak hanya diajak mengenakan pakaian atau kostum tradisional, tetapi juga diperkenalkan dengan makna di balik tokoh dan budaya yang mereka tampilkan.

“Kami ingin anak-anak mengenal budaya Indonesia dengan cara yang menyenangkan. Ketika Haidar tampil sebagai Janaka, harapannya anak-anak bukan hanya mengetahui sosoknya, tetapi juga mengenal karakter Janaka yang penuh ketekunan, keberanian, kecerdasan dan rendah hati. Nilai-nilai tersebut penting untuk ditanamkan sejak dini,” ujar Bu Hj. Filla.

Keterangan: Haidar Gibran, Siswa Kelas 2 MI Hidayatus Salam yang Menjelma Jadi Janaka di Karnaval Nusantara.

Ia menilai kegiatan seperti ini dapat menjadi media untuk membangun kepercayaan diri, kreativitas, keberanian tampil di depan umum, sekaligus kecintaan terhadap budaya Nusantara.

Haidar Gibran Fairuz Atmaja, Janaka Kecil dari Lowayu.

Di tengah kemeriahan karnaval, sosok Haidar Gibran Fairuz Atmaja menjadi gambaran sederhana bagaimana cerita pewayangan dapat dikenalkan kepada generasi muda.

Haidar memang masih duduk di bangku kelas 2 MI. Namun, melalui perannya sebagai Janaka, ia membawa karakter seorang ksatria ke tengah lingkungan sekolah dan masyarakat.

Janaka dalam cerita adalah seorang ksatria yang menjalani perjalanan panjang untuk menemukan kemampuan dan jati dirinya.

Haidar pun sedang memulai perjalanan yang sama dalam bentuk yang berbeda.

Ia belajar membaca, berhitung, mengenal lingkungan, membangun keberanian, berteman, dan memahami nilai-nilai kehidupan. Karnaval menjadi salah satu ruang baginya untuk belajar tampil dan percaya diri.

Di situlah makna “Jejak Budaya, Jati Diri Bangsa” terasa.

Budaya tidak cukup hanya disimpan di museum atau diceritakan dalam buku. Budaya akan tetap hidup apabila anak-anak mengenalnya, memahaminya, mencintainya, kemudian berani memperkenalkannya kembali kepada generasi berikutnya.

Kepsek Amiri, S.Pd : Dari Lowayu, Cerita Nusantara Terus Berjalan.

Kepala sekolah, Amiri, S.Pd, mengatakan bahwa kebangaan bagi sekolah kami bisa terus partisipasi dalam kemeriahan HUT 81 RI, yang di selenggarakan pada Kamis, 27 Agustus 2026, Desa Lowayu, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, menjadi saksi sebuah perayaan kecil yang membawa pesan besar.

“Anak-anak MI Hidayatus Salam berjalan dalam balutan berbagai karakter dan simbol budaya. Ada sejarah, ada Reog Ponorogo, ada wayang, dan ada kisah para ksatria,” Kata Kepsek.

Keterangan: Haidar Gibran, Siswa Kelas 2 MI Hidayatus Salam yang Menjelma Jadi Janaka di Karnaval Nusantara.

Di antara mereka, Haidar Gibran Fairuz Atmaja hadir sebagai Janaka kecil.

Ia bukan Janaka yang sedang menghadapi perang besar Baratayuda.

“Ia adalah Janaka dalam versi generasi baru, seorang anak yang sedang belajar mengenal budaya, membangun karakter, dan menemukan jati dirinya,” terangnya.

Keterangan: Haidar Gibran, Siswa Kelas 2 MI Hidayatus Salam yang Menjelma Jadi Janaka di Karnaval Nusantara.

Lebih lanjut, Amiri menjelaskan, “Sebab pada akhirnya, warisan Nusantara bukan hanya cerita tentang masa lalu. Ia adalah amanah yang harus diteruskan oleh anak-anak hari ini kepada generasi yang akan datang. Dan dari Lowayu, cerita itu kembali dimulai. Janaka telah berjalan. Bukan membawa busur untuk berperang, melainkan membawa pesan bahwa budaya dan jati diri bangsa harus terus dijaga,” pungkasnya. (Red)

ShareTweetSend

Related Posts

Dandim 0812/Lamongan Cek Langsung Hasil Bedah Rumah Ibu Jumani
Daerah

Dandim 0812/Lamongan Cek Langsung Hasil Bedah Rumah Ibu Jumani

27 Agustus 2026
Dandim 0812/Lamongan Tegaskan Komitmen Percepatan KDKMP Menuju 60 Ribu
Daerah

Dandim 0812/Lamongan Tegaskan Komitmen Percepatan KDKMP Menuju 60 Ribu

27 Agustus 2026
Ketika Hutan Kaltim Terbakar: Bencana Alam atau Keserakahan Manusia?
Berita

Ketika Hutan Kaltim Terbakar: Bencana Alam atau Keserakahan Manusia?

27 Agustus 2026
KPK Tahan Pejabat Bea Cukai, BCW Dorong Usut Suap Impor Sampai Tuntas
Berita

KPK Tahan Pejabat Bea Cukai, BCW Dorong Usut Suap Impor Sampai Tuntas

26 Agustus 2026
Cegah Api Meluas, Babinsa 0812/08 Sambeng Padamkan Kebakaran Lahan
Daerah

Cegah Api Meluas, Babinsa 0812/08 Sambeng Padamkan Kebakaran Lahan

26 Agustus 2026
Antisipasi Karhutla, Babinsa 0812/09 Mantup Cek Lahan Tebu
Daerah

Antisipasi Karhutla, Babinsa 0812/09 Mantup Cek Lahan Tebu

26 Agustus 2026
Babinsa Maduran Pastikan Bantuan Pangan Tepat Sasaran di Duriwetan
Daerah

Babinsa Maduran Pastikan Bantuan Pangan Tepat Sasaran di Duriwetan

26 Agustus 2026
Diduga Ayam Masih Mentah, Menu SPPG 1 Babat Tuai Keluhan Orang Tua Siswa
Berita

Diduga Ayam Masih Mentah, Menu SPPG 1 Babat Tuai Keluhan Orang Tua Siswa

26 Agustus 2026
Investasi Pabrik Kayu di Waru Wetan Dipersoalkan, Warga Pertanyakan Sikap Kepala Desa
Berita

Investasi Pabrik Kayu di Waru Wetan Dipersoalkan, Warga Pertanyakan Sikap Kepala Desa

26 Agustus 2026

Hari Besar : HPN 2026

Info Publik : Fai Food

FAI Food: Rajanya Olahan Kambing

Oplus_131072
Oplus_131072

Promoted :

Berita Lain

Media Bela Negara :

BERITAPOPULER

  • Cegah Api Meluas, Babinsa 0812/08 Sambeng Padamkan Kebakaran Lahan

    Cegah Api Meluas, Babinsa 0812/08 Sambeng Padamkan Kebakaran Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Pabrik Kayu di Waru Wetan Dipersoalkan, Warga Pertanyakan Sikap Kepala Desa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Ayam Masih Mentah, Menu SPPG 1 Babat Tuai Keluhan Orang Tua Siswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antisipasi Karhutla, Babinsa 0812/09 Mantup Cek Lahan Tebu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Hutan Kaltim Terbakar: Bencana Alam atau Keserakahan Manusia?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Tahan Pejabat Bea Cukai, BCW Dorong Usut Suap Impor Sampai Tuntas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Babinsa Maduran Pastikan Bantuan Pangan Tepat Sasaran di Duriwetan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

UMKM Bela Negara : (Klik)

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Info Lainnya

© 2021 Pusat Berita Rakyat

No Result
View All Result
  • Home
  • Agro Sektor
  • Daerah
  • Desa Kita
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Suara Milenial
  • Teknologi
  • TNI – POLRI
  • UMKM
  • Wisata

© 2021 Pusat Berita Rakyat