Pusat Berita Rakyat
  • Home
  • Agro
    • Agro Sektor
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Komunitas
  • Nasional
  • Peristiwa
  • TNI – POLRI
No Result
View All Result
  • Home
  • Agro
    • Agro Sektor
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Komunitas
  • Nasional
  • Peristiwa
  • TNI – POLRI
No Result
View All Result
Pusat Berita Rakyat
Home Bela Negara

PH Tanah Naik Drastis, Agen Organik Bela Negara Buktikan Hasil di Lamongan.

by Jurnalis2
7 April 2026
in Bela Negara, Daerah
PH Tanah Naik Drastis, Agen Organik Bela Negara Buktikan Hasil di Lamongan.

PH Tanah Naik Drastis, Agen Organik Bela Negara Buktikan Hasil di Lamongan.

Lamongan, Pusatberitarakyat.com — Uji coba penggunaan agen penyubur tanah organik dari Bela Negara menunjukkan hasil yang mencuri perhatian. Kegiatan pengecekan dilakukan pada lahan yang sebelumnya terbiasa menggunakan pupuk kimia, tepatnya di Desa Caron, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, di lahan demplot Bela Negara, Kader FKBN Sugio, Abu Syafi’i pada siang hingga sore hari. Selasa,(07/04/2026).

Pengujian dilakukan menggunakan alat ukur pH tanah untuk mengetahui tingkat keasaman tanah sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil awal menunjukkan pH tanah berada di angka 3,5 yang tergolong sangat asam dan kurang ideal bagi pertumbuhan tanaman.

Namun, setelah diberikan agen penyubur tanah organik Bela Negara, hasil pengukuran ulang menunjukkan perubahan signifikan. Dalam waktu hanya beberapa jam, pH tanah meningkat menjadi 6,0 atau mendekati kondisi netral yang lebih baik untuk mendukung kesuburan tanah dan produktivitas pertanian.

Pengujian Menggunakan Alat Ukur PH Tanah Untuk Mengetahui Tingkat Keasaman Tanah Sebelum dan Sesudah Perlakuan. Selasa (07/04/2026).

Abu Syafi’i, petani Organik Bela Negara yang turut menyaksikan uji coba tersebut, mengaku terkejut sekaligus optimistis dengan hasil yang diperoleh.

“Awalnya saya tidak menyangka perubahan pH tanah bisa secepat ini. Dari 3,5 yang sangat asam, dalam hitungan jam sudah naik ke 6,0. Ini luar biasa dan menjadi harapan baru bagi kami para petani,” ujar Kader Bela Negara Kecamatan Sugio itu.

Menurutnya, penggunaan agen penyubur tanah organik ini menjadi solusi nyata untuk memperbaiki kondisi tanah yang selama ini bergantung pada pupuk kimia.

“Kalau ini diterapkan secara berkelanjutan, saya yakin tanah kita bisa kembali subur dan hasil panen juga akan meningkat. Ini bukan hanya soal hasil, tapi juga menjaga kesehatan tanah untuk jangka panjang,” tambah Abu Syafi’i.

Hasil dari PH 3,5 Menjadi 6,0 Dalam Hitungan Jam. Selasa (07/04/2026).

Senada dengan itu, Ahli Organik Bela Negara, Abah Mustain mengatakan, Ia juga mengajak petani lain untuk mulai beralih atau setidaknya mengurangi penggunaan pupuk kimia dan mencoba metode organik yang lebih ramah lingkungan.

“Sudah saatnya kita kembali ke alam. Pertanian organik bukan hanya tren, tapi kebutuhan untuk masa depan pertanian kita, masa depan anak cucu yang lebih sehat,” Ujarnya.

Perubahan yang relatif cepat ini menjadi perhatian para petani dan pegiat pertanian setempat. Mereka menilai penggunaan bahan organik dapat menjadi solusi alternatif untuk memperbaiki kualitas tanah yang selama ini terdegradasi akibat penggunaan pupuk kimia secara terus-menerus.

Kepala Forum Kader Bela Negara (FKBN) Kabupaten Lamongan menyampaikan apresiasi atas hasil uji coba agen penyubur tanah organik yang dinilai memberikan dampak nyata dalam waktu singkat.

“Ini adalah bukti konkret bahwa pendekatan organik mampu menjadi solusi atas kerusakan struktur dan tingkat keasaman tanah akibat penggunaan pupuk kimia yang berkepanjangan. Hasil dari pH 3,5 menjadi 6,0 dalam hitungan jam tentu sangat menggembirakan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa program ini bukan hanya sekadar inovasi pertanian, tetapi juga bagian dari gerakan bela negara di sektor pangan.

“Kami di FKBN mendorong kemandirian pangan sebagai bagian dari bela negara. Tanah yang sehat adalah fondasi utama ketahanan pangan. Oleh karena itu, upaya seperti ini harus terus dikembangkan dan diperluas,” tegasnya.

Lebih lanjut, pihaknya berharap adanya kolaborasi antara petani, pemerintah, dan berbagai elemen masyarakat untuk mendukung pengembangan pertanian organik di Lamongan.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kesuburan tanah dan lingkungan. Ini adalah investasi jangka panjang demi keberlanjutan pertanian dan kesejahteraan petani,” pungkasnya.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga keseimbangan unsur hara tanah melalui pendekatan yang lebih ramah lingkungan. Diharapkan, inovasi ini mampu meningkatkan hasil pertanian sekaligus menjaga keberlanjutan lahan pertanian di wilayah Lamongan. (Red)

ShareTweetSend

Related Posts

Dorong Swasembada Pangan, Babinsa 0812/20 Karangbinangun Dampingi Gertam di Sambopinggir
Daerah

Dorong Swasembada Pangan, Babinsa 0812/20 Karangbinangun Dampingi Gertam di Sambopinggir

18 September 2026
Monev Bantuan Pangan Bulog, Babinsa 0812/03 Turi Kawal Penyaluran di Kemlagigede
Daerah

Monev Bantuan Pangan Bulog, Babinsa 0812/03 Turi Kawal Penyaluran di Kemlagigede

18 September 2026
Kekeringan Melanda, Babinsa Deket Dampingi Distribusi Air Bersih untuk Warga Rejotengah
Daerah

Kekeringan Melanda, Babinsa Deket Dampingi Distribusi Air Bersih untuk Warga Rejotengah

18 September 2026
TNI Manunggal Air Tembus 58 Meter, Warga Besuki Segera Nikmati Air Bersih
Daerah

TNI Manunggal Air Tembus 58 Meter, Warga Besuki Segera Nikmati Air Bersih

18 September 2026
Dandim 0812/Lamongan Torehkan Prestasi, Juara 1 Pembina Influencer Media Sosial
Daerah

Dandim 0812/Lamongan Torehkan Prestasi, Juara 1 Pembina Influencer Media Sosial

18 September 2026
38 Perkara Telah Inkracht, Kejari Lamongan Musnahkan Ratusan Barang Bukti
Berita

38 Perkara Telah Inkracht, Kejari Lamongan Musnahkan Ratusan Barang Bukti

18 September 2026
Peduli Lingkungan, TNI Bersama DLH dan Warga Bersihkan Bengawan Jero
Daerah

Peduli Lingkungan, TNI Bersama DLH dan Warga Bersihkan Bengawan Jero

16 September 2026
Bengawan Jero Lamongan Dikepung Sampah, Aksi BERSUMPAH Turun Tangan!
Berita

Bengawan Jero Lamongan Dikepung Sampah, Aksi BERSUMPAH Turun Tangan!

16 September 2026
GmbB Brengkok Bergerak, Ratusan Warga Deklarasi Kawal Kasus Dugaan Pungli
Berita

GmbB Brengkok Bergerak, Ratusan Warga Deklarasi Kawal Kasus Dugaan Pungli

15 September 2026

Hari Besar : HPN 2026

Info Publik : Fai Food

FAI Food: Rajanya Olahan Kambing

Oplus_131072
Oplus_131072

Promoted :

Berita Lain

Media Bela Negara :

BERITAPOPULER

  • Bangun Jawa Timur, Emil Ajak Ning Lia Rawat Dialog

    Bangun Jawa Timur, Emil Ajak Ning Lia Rawat Dialog

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Babinsa 0812/11 Banjarejo Kawal Penyaluran 15 Ton Beras Bulog

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penuh Semangat! Ning Lia Dorong Anak Spesial Punya Ruang Berkarya Setara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wujud Kepedulian, Ning Lia Bersama GAS Pemuda dan Senyum Sehat Indonesia Bagikan 200 Paket Sembako

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penyaluran PIP di SD Bustanul Huda Surabaya Disambut Meriah, Lia Istifhama Tekankan Ketepatan Sasaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinergi TNI-BPBD-PDAM Bantu Warga Panggul Hadapi Kekeringan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aktivis Laporkan Dugaan Korupsi Kades Brengkok ke Kejari Lamongan, Sertakan Flashdisk Bukti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

UMKM Bela Negara : (Klik)

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Info Lainnya

© 2021 Pusat Berita Rakyat

No Result
View All Result
  • Home
  • Agro Sektor
  • Daerah
  • Desa Kita
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Suara Milenial
  • Teknologi
  • TNI – POLRI
  • UMKM
  • Wisata

© 2021 Pusat Berita Rakyat