LAMONGAN, pusatberitarakyat.com — Semangat bela negara kini dikemas dengan cara yang lebih kreatif dan dekat dengan dunia pelajar. Forum Kader Bela Negara (FKBN) Bakorda Kabupaten Lamongan menggelar Lomba Video Kreatif Penerapan Bela Negara di Sekolah untuk siswa Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Lamongan.
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Sumpah Pemuda 2026 ini mengusung tema “Pelajar Hebat, Berkarakter Bela Negara, Berjiwa Pancasila, untuk Indonesia Maju.”
Melalui lomba tersebut, FKBN tidak hanya mendorong siswa menghasilkan karya audiovisual, tetapi juga mengajak mereka menunjukkan bagaimana nilai-nilai bela negara dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.
Peserta dapat mengangkat berbagai tema, mulai dari kedisiplinan, gotong royong, menjaga kebersihan lingkungan, cinta tanah air, toleransi, pencegahan perundungan atau bullying, bijak bermedia sosial hingga mencintai produk dalam negeri.
Kepala FKBN Bakorda Kabupaten Lamongan, M. Ferry Fadli, mengatakan pendidikan bela negara perlu diberikan dengan pendekatan yang sesuai dengan karakter dan perkembangan zaman.
“Bela negara bukan hanya tentang upacara, baris-berbaris atau kegiatan yang bersifat formal. Bela negara juga dapat diwujudkan melalui hal-hal sederhana yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari,” kata M. Ferry Fadli.
Menurutnya, sekolah merupakan salah satu lingkungan paling strategis untuk menanamkan karakter kebangsaan kepada generasi muda.
“Ketika seorang anak disiplin, mau bergotong royong, menjaga kebersihan, menghargai teman, tidak melakukan perundungan dan menggunakan media sosial secara bijak, sebenarnya dia sedang belajar menerapkan nilai-nilai bela negara,” ujarnya.
Ferry menilai perkembangan teknologi digital justru dapat menjadi sarana efektif untuk menyampaikan pendidikan kebangsaan kepada generasi muda.
Karena itu, lomba video kreatif tersebut dirancang agar siswa tidak hanya menjadi penonton perkembangan teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk menghasilkan karya positif dan menyampaikan pesan kebangsaan.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi kreator yang mampu menghasilkan karya positif. Pesan bela negara bisa disampaikan dengan bahasa mereka sendiri, melalui kreativitas dan sudut pandang mereka,” jelasnya.
Dorong Kreativitas dan Karakter Pelajar
Dalam ketentuannya, setiap sekolah dapat mengirimkan lebih dari satu kelompok. Setiap tim terdiri dari minimal tiga peserta didik.
Video yang dibuat berdurasi 3–5 menit, dengan format MP4 dan resolusi minimal 1080p. Karya harus orisinal serta tidak melanggar hak cipta.
Seluruh karya peserta nantinya akan dipublikasikan melalui kanal YouTube resmi FKBN, sehingga kreativitas para pelajar Lamongan dapat menjadi tontonan sekaligus edukasi bagi masyarakat.
Rangkaian lomba berlangsung mulai 16 September hingga 28 Oktober 2026, meliputi pendaftaran, pengumpulan karya, penilaian hingga pengumuman pemenang secara daring.
Penilaian meliputi kreativitas, kekuatan penyampaian pesan bela negara, kualitas ide dan orisinalitas karya.
Para pemenang akan mendapatkan trofi, piagam penghargaan, uang pembinaan dan sertifikat.
Ferry berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai sebuah kompetisi, tetapi mampu meninggalkan pengalaman dan kebiasaan positif bagi para peserta.
“Kami berharap setelah mengikuti lomba ini, anak-anak tidak hanya memiliki video yang bagus, tetapi juga memiliki pengalaman untuk memahami dan mempraktikkan nilai-nilai bela negara. Karena tujuan akhirnya bukan sekadar mencari juara, melainkan membentuk karakter,” tegasnya.
Ia menambahkan, pembangunan karakter bangsa harus dimulai sejak dini dan dilakukan secara berkelanjutan.
“Generasi muda adalah investasi bangsa. Kalau sejak sekolah mereka sudah terbiasa dengan disiplin, gotong royong, toleransi, cinta tanah air dan bertanggung jawab, kita sedang menyiapkan generasi Indonesia yang kuat secara karakter,” pungkasnya.
Pendaftaran dan informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui narahubung yang tercantum pada poster kegiatan.
Seluruh karya peserta juga akan dipublikasikan melalui kanal media resmi Kabar Satu News Dot Com sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas pelajar Lamongan dalam mengimplementasikan nilai-nilai bela negara. (Is/Red)


























