Stagecraft SMANUSA 2026, Panggung Teater Pelajar Kian Hidup
Gresik, Pusatberitarakyat.com — Stagecraft SMANUSA 2026 kembali menghadirkan pertunjukan teater yang tidak hanya menampilkan kreativitas siswa, tetapi juga memperkuat jejaring kolaborasi antar komunitas seni. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat-Sabtu, (01-02 Mei 2026). di Aula Idham Khalid SMA NU 1 Gresik ini menjadi bagian dari ujian praktik teater bagi siswa kelas X dan XI.
Sebanyak delapan kelompok teater dari internal sekolah tampil dengan ragam konsep dan pendekatan artistik yang menunjukkan proses belajar masing-masing siswa. Namun, yang menjadi sorotan dalam gelaran tahun ini adalah keterlibatan komunitas teater eksternal yang turut meramaikan panggung, salah satunya Gresik Teater.
Kehadiran Gresik Teater tidak hanya sebagai pengisi acara, tetapi juga sebagai mitra kolaborasi yang memberi warna tersendiri dalam Stagecraft tahun ini. Perwakilan Gresik Teater, Fathoni, mengungkapkan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh SMANUSA.
“Kami sangat berterima kasih sudah diajak berkolaborasi dalam Stagecraft ini. Ada kebanggaan tersendiri bisa tampil bersama adik-adik pelajar yang penuh semangat. Ini bukan sekadar tampil, tapi juga ruang berbagi energi dan pengalaman,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan komunitas eksternal dalam kegiatan pelajar seperti ini menjadi langkah positif dalam membangun ekosistem seni yang lebih luas dan berkelanjutan.

Selain Gresik Teater, penampilan Teater Cepak dari SMA Negeri 1 Gresik turut mencuri perhatian penonton. Kolaborasi lintas sekolah ini memperlihatkan bahwa panggung teater pelajar mampu menjadi ruang pertemuan ide, ekspresi, dan kreativitas tanpa sekat.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA NU 1 Gresik, Saifuddin Zuhri, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa Stagecraft yang telah berjalan selama 14 tahun ini terus berkembang tidak hanya sebagai ajang internal, tetapi juga sebagai ruang kolaboratif.
“Ini bukan sekadar pentas, tetapi proses besar yang melibatkan banyak pihak. Siswa belajar bekerja sama, mengelola kegiatan, dan membangun jejaring dengan komunitas luar,” tuturnya.
Sementara itu, Pembina Ekstrakurikuler Teater SMANUSA, Dicky Panca Aulia, S.Pd., menekankan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata Merdeka Belajar dalam seni budaya, di mana setiap siswa menjalani proses yang berbeda dalam mencapai tujuan pembelajaran.
Dengan antusiasme penonton yang datang dari berbagai kalangan, mulai dari siswa, wali murid, hingga masyarakat umum, Stagecraft SMANUSA 2026 tidak hanya menjadi panggung pertunjukan, tetapi juga ruang perjumpaan kreatif yang mempertemukan pelajar dan komunitas seni dalam semangat kolaborasi.
Melalui sinergi ini, SMANUSA semakin menegaskan posisinya sebagai sekolah yang konsisten mendorong pengembangan seni dan kebudayaan, sekaligus membuka ruang seluas-luasnya bagi kolaborasi lintas komunitas demi tumbuhnya ekosistem teater yang lebih hidup dan berkelanjutan. (Red)



























