Pusat Berita Rakyat
  • Home
  • Agro
    • Agro Sektor
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Komunitas
  • Nasional
  • Peristiwa
  • TNI – POLRI
No Result
View All Result
  • Home
  • Agro
    • Agro Sektor
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Komunitas
  • Nasional
  • Peristiwa
  • TNI – POLRI
No Result
View All Result
Pusat Berita Rakyat
Home Berita

Temui Anggota DPD RI Lia Istifhama, FM3 Curhat Terkait SWL Surabaya: Ancaman Besar Bagi Pelaku UMKM

by jurnalis
25 Januari 2025
in Berita, Birokrasi, Daerah
Temui Anggota DPD RI Lia Istifhama, FM3 Curhat Terkait SWL Surabaya: Ancaman Besar Bagi Pelaku UMKM

Temui Anggota DPD RI Lia Istifhama, FM3 Curhat Terkait SWL Surabaya: Ancaman Besar Bagi Pelaku UMKM

 

Surabaya, https://pusatberitarakyat.com/ – Seperti diketahui, publik saat ini menyoroti terkait sertifikat hak guna bangunan (HGB) di atas laut Sidoarjo, pasca HGB terkait polemik pagar laut Tangerang. Meski, investigasi terkait HGB desa Segoro Tambak, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo tersebut, ternyata legal.

Hal ini diungkapkan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, sesaat sebelum Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Rabu (22/01/2025).

Namun persoalan HGB telah membuka pintu atensi publik terhadap persoalan lainnya terkait pengelolaan laut. Di Surabaya misalnya, reklamasi wilayah pesisir Surabaya terus menjadi sorotan atensi publik. Tepatnya yang berkaitan dengan Surabaya Waterfront Land (SWL).

Hal ini yang menjadi dasar Forum Masyarakat Madani Maritim (FM3) temui anggota PPUU DPD RI Lia Istifhama. Tepatnya pada Jum’at, 24 Januari 2025,  perwakilan FM3 beraudiensi dengan senator perempuan yang juga anggota Komite III tersebut. Berlangsung di Kantor Perwakilan DPD RI Jatim, FM3 yang diwakili Ali Yusa atau cak Yusa, Rudy, Darmanto, dan Sumaji, menyoroti terkait dampak sosial ekonomi terhadap perencanaan SWL yang berujung pada reklamasi wilayah pesisir di Kenjeran, Surabaya.

“Reklamasi untuk membentuk 6 pulau kecil di sekitar pesisir Surabaya, memiliki dampak besar pada hasil laut nelayan sekitar. Karena berlokasi di area konservasi dan pusat dari pencarian ikan, maka secara otomatis proyek SWL ini berpotensi menyebabkan 800 nelayan tidak bisa mencari ikan lagi, dampaknya juga meluas pada ribuan pelaku UMKM,” ujar cak Yusa.

Pengurus Dewan Pendidikan Jatim itu menjelaskan secara detail sebab dari potensi tersebut.

“Potensi kehilangan mata pencaharian disebabkan akses mencari ikan tertutup oleh area SWL. Nelayan harus berputar jauh untuk mencari ikan, karena luas mega proyek reklamasi yang rencananya akan dibangun oleh PT Granting Jaya ini seluas 1084 hektar.”

“Proyek ini merugikan banyak pihak, oleh sebab itu wajar jika warga sekitar, termasuk wilayah Keputih, yang menolak saat pihak SWL melakukan sosialisasi proyek sebagai syarat mereka untuk mendapatkan izin AMDAL,” tambahnya.

Penjelasan tersebut sesuai fakta, bahwa beberapa waktu lalu, tepatnya 3/9/24 lalu, memang terdapat penolakan dari warga Keputih, Kecamatan Sukolilo Surabaya. Mereka bersitegang dengan pengelola proyek reklamasi SWL dan tegas menolak forum Konsultasi Publik Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) atas proyek yang berlokasi di Pasar Wisata Harmoni Keputih tersebut.

Cak Yusa juga mengungkapkan, seharusnya PT. Granting Jaya memikirkan terkait kajian mengenai Total Economic Value (TEV) dan Marine Ecological-Social System yang ada di pesisir timur Kota Surabaya agar tidak menimbulkan dampak yang buruk bagi lingkungan dan ekosistem di wilayah tersebut.

Menanggapi keluhan dari FM3, ning Lia, sapaan akrab Keponakan Gubernur Terpilih Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, memberikan sikap dukungannya .

“Kebetulan saya juga seorang aktivis, saya juga pasti memberikan dukungan kepada ikhtiar masyarakat untuk memperjuangkan apa yang jadi hak mereka. Terlebih ini terkait social economic impact dan faktor ekologi.”

“Kalau bicara dampak sosial ekonomi, jelas apa yang disampaikan cak Yusa tadi, yaitu terkait usaha halal atau ekonomi produktif masyarakat. Apalagi usaha tersebut berkaitan ketahanan atau suistanabilitas pangan.”

“Ketersediaan sumber protein harus tetap terjaga dan jangan sampai defisit disebabkan hasil tangkap ikan nelayan menurun drastis. Keberlanjutan protein sangat penting untuk mengantisipasi stunting. Selain itu, fungsi ekologi memang harus dijaga demi kelangsungan alam negeri ini,” ujarnya.

Ia pun menegaskan dukungan tersebut dengan tujuan menjaga ekosistem UMKM.

“Saya sebagai anggota Komite III, salah satunya mengemban tugas terkait ekonomi produktif. Nah, bagaimana bisa kita kuatkan ekonomi produktif jika bahan memproduksi defisit?,” tegasnya. (*)

ShareTweetSend

Related Posts

UKM Pagar Nusa USG Siapkan Generasi Pendekar Berkarakter dan Berprestasi Lewat Diklat MAPESBA
Berita

UKM Pagar Nusa USG Siapkan Generasi Pendekar Berkarakter dan Berprestasi Lewat Diklat MAPESBA

10 Oktober 2026
Kolaborasi 11 Mitra Internasional, SustainaBlue Catat Capaian Penting di Indonesia dan Malaysia
Berita

Kolaborasi 11 Mitra Internasional, SustainaBlue Catat Capaian Penting di Indonesia dan Malaysia

9 Oktober 2026
ASITA Bali Siapkan Musda, Fokus Perkuat Pariwisata Berkualitas
Berita

ASITA Bali Siapkan Musda, Fokus Perkuat Pariwisata Berkualitas

8 Oktober 2026
Bupati Yes: KNPI Harus Jadi Pusat Pembelajaran dan Kolaborasi Pemuda Lamongan
Berita

Bupati Yes: KNPI Harus Jadi Pusat Pembelajaran dan Kolaborasi Pemuda Lamongan

7 Oktober 2026
Pesan Sunan Drajat Menjelma Motif Batik, Reovany Juara 1 Lomba Desain Batik Lamongan 2026
Berita

Pesan Sunan Drajat Menjelma Motif Batik, Reovany Juara 1 Lomba Desain Batik Lamongan 2026

7 Oktober 2026
Paradigma Baru Transmigrasi, Ning Lia Tekankan Usulan Daerah dan Pemerataan Ekonomi
Berita

Paradigma Baru Transmigrasi, Ning Lia Tekankan Usulan Daerah dan Pemerataan Ekonomi

7 Oktober 2026
PPP Lamongan Mulai Panaskan Mesin Politik, Dapil 1 Ditargetkan Raih Kursi 2029
Berita

PPP Lamongan Mulai Panaskan Mesin Politik, Dapil 1 Ditargetkan Raih Kursi 2029

7 Oktober 2026
Belajar sambil berkarya, Murid SD Negeri Dagan Ciptakan Batik Jumput dari Tisu
Berita

Belajar sambil berkarya, Murid SD Negeri Dagan Ciptakan Batik Jumput dari Tisu

7 Oktober 2026
Demo Sampaikan Aspirasi PIP, PMII Lamongan Mendapat Respons Baik dari Dinas Pendidikan
Berita

Demo Sampaikan Aspirasi PIP, PMII Lamongan Mendapat Respons Baik dari Dinas Pendidikan

6 Oktober 2026

Hari Besar : HPN 2026

Info Publik : Fai Food

FAI Food: Rajanya Olahan Kambing

Oplus_131072
Oplus_131072

Promoted :

Berita Lain

Media Bela Negara :

BERITAPOPULER

  • ​Kawal Liga 2 Kondusif, Polres Lamongan Rangkul Suporter Persela Lewat Pakta Integritas

    ​Kawal Liga 2 Kondusif, Polres Lamongan Rangkul Suporter Persela Lewat Pakta Integritas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UKM Pagar Nusa USG Siapkan Generasi Pendekar Berkarakter dan Berprestasi Lewat Diklat MAPESBA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Narayana FC Lamongan U-13 Raih Juara 3 Pra Piala Soeratin 2026 Usai Tundukkan Elkisi Mojokerto 3-0

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Yes: KNPI Harus Jadi Pusat Pembelajaran dan Kolaborasi Pemuda Lamongan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belajar sambil berkarya, Murid SD Negeri Dagan Ciptakan Batik Jumput dari Tisu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Momentum HUT Kemerdekaan, Senator Lia Istifhama Dorong DPD RI Jadi Penguat Persatuan Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terima Laporan 110, Polsek Deket Langsung Amankan Motor Brong dan Pembalap Liar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

UMKM Bela Negara : (Klik)

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Info Lainnya

© 2021 Pusat Berita Rakyat

No Result
View All Result
  • Home
  • Agro Sektor
  • Daerah
  • Desa Kita
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Suara Milenial
  • Teknologi
  • TNI – POLRI
  • UMKM
  • Wisata

© 2021 Pusat Berita Rakyat