Pusat Berita Rakyat
  • Home
  • Agro
    • Agro Sektor
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Komunitas
  • Nasional
  • Peristiwa
  • TNI – POLRI
No Result
View All Result
  • Home
  • Agro
    • Agro Sektor
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Komunitas
  • Nasional
  • Peristiwa
  • TNI – POLRI
No Result
View All Result
Pusat Berita Rakyat
Home Berita

BCW Soroti Hilangnya Segel di Ruang Dirjen Bea Cukai, KPK Didesak Usut

by Jurnalis2
11 September 2026
in Berita, Hukum
BCW Soroti Hilangnya Segel di Ruang Dirjen Bea Cukai, KPK Didesak Usut

BCW Soroti Hilangnya Segel di Ruang Dirjen Bea Cukai, KPK Didesak Usut

Jakarta, Pusatberitarakyat.com – Bea Cukai Watch (BCW) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi mengusut pihak yang mencopot segel KPK di akses ruang kerja Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama. Keberadaan segel dan pencopotannya terungkap dalam persidangan perkara dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Koordinator BCW Jimmy Endey mengatakan pencopotan segel tidak bisa dianggap sebagai persoalan administratif biasa. Sebab, menurut KPK, penyegelan dilakukan karena penyidik menduga terdapat bukti atau barang bukti yang dibutuhkan dalam penanganan perkara di lokasi tersebut.

“Kalau tim KPK tidak pernah melepas segel itu, pertanyaannya sederhana: siapa yang mencopotnya?” kata Jimmy di Sekretariat BCW, Jalan Saharjo 123, Jakarta Selatan, Kamis (10/9/2026).

Menurut Jimmy, KPK semestinya dapat menelusuri pihak yang membuka segel tersebut melalui rekaman kamera pengawas, catatan akses ruangan, keterangan petugas keamanan, serta pemeriksaan terhadap orang-orang yang berada di lokasi ketika segel masih terpasang hingga diketahui telah hilang.

“Gedung Bea Cukai bukan tempat tanpa pengawasan. Buka CCTV, periksa siapa yang punya akses, siapa yang masuk, dan siapa yang mengetahui pencopotan segel itu,” ujar Jimmy.

KPK Line Ditemukan Sudah Hilang.

Persoalan segel itu mencuat dalam persidangan perkara dugaan korupsi di lingkungan Bea Cukai pada Rabu (9/9/2026).

Jaksa KPK memperlihatkan dokumentasi penyegelan kepada mantan Sekretaris Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Ayu Sukorini. Dalam persidangan terungkap tim KPK sebelumnya memasang KPK line di pintu akses menuju ruang kerja Dirjen Bea Cukai. Namun, ketika petugas kembali ke lokasi, segel tersebut sudah tidak terpasang. Tim KPK disebut tidak pernah mencopotnya.

KPK kemudian membenarkan pernah menyegel ruangan tersebut. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyegelan dilakukan dalam rangkaian operasi tangkap tangan perkara dugaan korupsi di lingkungan Bea Cukai. Menurut dia, saat itu terdapat dugaan bukti atau barang bukti yang diperlukan penyidik di lokasi tersebut.

Jimmy mengatakan penjelasan itu justru membuat pencopotan segel semakin penting untuk diusut.

“Kalau ruangan disegel karena diduga ada barang bukti, kemudian segelnya hilang tanpa dilepas KPK, persoalannya bukan lagi sekadar siapa yang mencopot pita itu,” kata dia.

BCW, kata Jimmy, meminta KPK memastikan apakah ada orang yang memasuki ruangan setelah segel dicopot. Penyidik juga perlu memastikan apakah dokumen, perangkat elektronik, atau benda lain di dalam ruangan tetap berada dalam kondisi semula.

BCW: Jangan Sampai yang Hilang Bukan Cuma Segel.

Meski demikian, Jimmy mengatakan hilangnya segel tidak boleh dijadikan dasar untuk menuduh Djaka Budhi Utama ataupun pejabat tertentu sebagai pihak yang mencopotnya.

Menurut dia, KPK harus menentukan pelakunya berdasarkan bukti.

“Kami tidak mengatakan Dirjen Bea Cukai yang mencopot segel. Jangan membuat tuduhan tanpa bukti. Tapi justru karena belum diketahui siapa pelakunya, KPK harus mengusutnya sampai terang,” ujar Jimmy.

BCW juga meminta KPK menjelaskan apakah ruang kerja Dirjen Bea Cukai tersebut akhirnya digeledah setelah segelnya diketahui telah dicopot.

KPK sejauh ini belum menjelaskan secara terperinci ihwal pihak yang mencopot segel tersebut. KPK juga menyatakan tindakan penggeledahan dilakukan sesuai kebutuhan penyidikan.

Jimmy mengatakan KPK tak perlu membuka materi penyidikan yang bersifat rahasia. Namun, menurut dia, KPK perlu menjelaskan tindak lanjut atas pencopotan segel karena persoalan tersebut telah terungkap dalam persidangan.

“Apakah CCTV diperiksa? Apakah orang yang memiliki akses sudah dimintai keterangan? Apakah ruangan akhirnya digeledah? Dan yang paling penting, apakah seluruh barang bukti yang dicari KPK tetap utuh?” kata dia.

KPK Diminta Jaga Wibawa Penyidikan.

Menurut Jimmy, pengusutan pencopotan KPK line juga berkaitan dengan kewibawaan lembaga antirasuah.

Ia mengatakan publik dapat mempertanyakan efektivitas pengamanan lokasi apabila segel yang dipasang penyidik dapat dicopot pihak lain tanpa segera diketahui siapa pelakunya.

“KPK line bukan pita dekorasi. Itu penanda bahwa lokasi sedang diamankan untuk kepentingan penegakan hukum,” kata Jimmy.

BCW meminta KPK mengusut perkara tersebut tanpa melihat jabatan maupun kedudukan pihak yang nantinya ditemukan terlibat.

Jimmy mengatakan perkara itu juga harus dipisahkan dari spekulasi mengenai siapa yang bertanggung jawab dalam perkara pokok dugaan korupsi Bea Cukai. Pengusutan pencopotan segel, menurut dia, harus berangkat dari fakta dan alat bukti.

“Yang kami minta sederhana. Cari siapa yang mencopotnya, siapa yang memerintahkan jika memang ada perintah, siapa yang masuk setelah segel dibuka, dan pastikan tidak ada barang bukti yang berubah atau hilang,” kata Jimmy.

Ia mengatakan KPK jangan membiarkan pertanyaan tersebut menggantung setelah fakta mengenai pencopotan segel terungkap di pengadilan.

“Jangan sampai yang hilang ternyata bukan cuma segelnya,” ujar Jimmy. (*)

ShareTweetSend

Related Posts

Ribuan Nahdliyin Padati Jalan Sehat Sarungan, PCNU Lamongan Perkuat Semangat Hari Santri 2026
Berita

Ribuan Nahdliyin Padati Jalan Sehat Sarungan, PCNU Lamongan Perkuat Semangat Hari Santri 2026

25 Oktober 2026
Kasdim 0812/Lamongan Temui Keluarga Korban, Sampaikan Permohonan Maaf atas Insiden Lalu Lintas
Berita

Kasdim 0812/Lamongan Temui Keluarga Korban, Sampaikan Permohonan Maaf atas Insiden Lalu Lintas

24 Oktober 2026
Laka Lalin di Ngimbang Libatkan Oknum Prajurit, Dandim Lamongan Sampaikan Permohonan Maaf
Berita

Laka Lalin di Ngimbang Libatkan Oknum Prajurit, Dandim Lamongan Sampaikan Permohonan Maaf

23 Oktober 2026
Viral Dugaan Ijazah Ditahan, SMPN 1 Lamongan Berikan Klarifikasi Resmi
Berita

Viral Dugaan Ijazah Ditahan, SMPN 1 Lamongan Berikan Klarifikasi Resmi

22 Oktober 2026
UPTD PPA Lamongan Siapkan Layanan Medis hingga Bantuan Hukum bagi Korban
Berita

UPTD PPA Lamongan Siapkan Layanan Medis hingga Bantuan Hukum bagi Korban

22 Oktober 2026
Anak Diduga Jadi Korban Kekerasan di Lingkungan MI, UPTD PPA Lamongan Tekankan Pendampingan Psikologis
Berita

Anak Diduga Jadi Korban Kekerasan di Lingkungan MI, UPTD PPA Lamongan Tekankan Pendampingan Psikologis

22 Oktober 2026
FKBN Kabupaten Lamongan Tegas: Tidak Ada Tempat bagi Kekerasan di Dunia Pendidikan
Bela Negara

FKBN Kabupaten Lamongan Tegas: Tidak Ada Tempat bagi Kekerasan di Dunia Pendidikan

22 Oktober 2026
Musabaqoh Kaligrafi Pegon HSN 2026, Lesbumi PCNU Lamongan Hidupkan Warisan Kota Santri
Berita

Musabaqoh Kaligrafi Pegon HSN 2026, Lesbumi PCNU Lamongan Hidupkan Warisan Kota Santri

22 Oktober 2026
SDN Dagan Finalisasi Buku Antologi Murid, Wujudkan Semangat “Dari Kata Menjadi Karya”
Berita

SDN Dagan Finalisasi Buku Antologi Murid, Wujudkan Semangat “Dari Kata Menjadi Karya”

21 Oktober 2026

Hari Besar : HPN 2026

Info Publik : Fai Food

FAI Food: Rajanya Olahan Kambing

Oplus_131072
Oplus_131072

Promoted :

Berita Lain

Media Bela Negara :

BERITAPOPULER

  • Koramil 0812/21 Kalitengah Sambut Ceria Kunjungan Belajar Siswa SPS Flamboyan

    Koramil 0812/21 Kalitengah Sambut Ceria Kunjungan Belajar Siswa SPS Flamboyan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fenomena Judi Online: Dari Hiburan Semu Menjadi Ancaman Nyata, Kata Senator Lia Istifhama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Siswa SMAN 2 Lamongan Haryo Suseto Dirgantoro Raih Dua Emas di Olimpiade Satu Negeri 5

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lia Istifhama: Kejurcab V Pagar Nusa Sumenep Harus Jadi Lahirnya Pendekar Berprestasi dan Pemimpin Masa Depan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Sishankamrata: Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Kemarau, Distribusi Bantuan Irigasi ke Lamongan Dipercepat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wisata Desa di Mantup! Kangen Djadoel, Sensasi Nuansa Jadul Sampai Nikmatnya Kuliner Khas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

UMKM Bela Negara : (Klik)

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Info Lainnya

© 2021 Pusat Berita Rakyat

No Result
View All Result
  • Home
  • Agro Sektor
  • Daerah
  • Desa Kita
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Suara Milenial
  • Teknologi
  • TNI – POLRI
  • UMKM
  • Wisata

© 2021 Pusat Berita Rakyat