Pusat Berita Rakyat
  • Home
  • Agro
    • Agro Sektor
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Komunitas
  • Nasional
  • Peristiwa
  • TNI – POLRI
No Result
View All Result
  • Home
  • Agro
    • Agro Sektor
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Komunitas
  • Nasional
  • Peristiwa
  • TNI – POLRI
No Result
View All Result
Pusat Berita Rakyat
Home Agro

Panen Raya Kopi, Pengalaman Pertama Kapolres Lumajang Memetik Kopi

by jurnalis
5 Juni 2021
in Agro, Agro Sektor, Daerah, Ekonomi, EKSBIS, Hankam, Komunitas, UMKM, Wisata
Panen Raya Kopi, Pengalaman Pertama Kapolres Lumajang Memetik Kopi

Pusatberitarakyat.com | Lumajang – Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si menghadiri panen raya kopi organik dan ngopi bareng Kebun Poktan Wonokoyo, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Sabtu (5/6/2021).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si, Kepala Dinas Pertanian Ir Paiman, Ketua HKTI Lumajang Ischaq Subagio, Forkopimca Candipuro, Kades Jugosari, Staf Dinas Pariwisata, Staf Dinas Ketahanan Pangan, Asper, Kadin Lumajang, Ketua HIPMI, Pemuda Pancasila, Kelompok Tani Wonokoyo Jugosari Candipuro.

Disela-sela panen raya kopi Kapolres Lumajang saat memetik kopi warna merah milik Jumingin menyampaikan ini pengalaman pertama kali memetik kopi.

“Ini pengalaman luar biasa bagi saya,pertama kali pengalaman memetik kopi,” Ujar Eka Yekti saat memetik kopi

Mudah-mudahan kopi ini menjadi produk unggulan kabupaten Lumajang, bahwa kopi ini tidak kalah dengan daerah lain.

Menurut Kapolres Lumajang, banyak ilmu yang diajarkan bagaimana cara memetik kopi kemudian perkembangbiakannya sampai dengan panen unggulan kelompok tani.

“Wonokoyo sungguh luar biasa, kita patut berterima kasih juga kepada pupuk organik sari luhur. Terbukti kemarin saya juga menghadiri padi organik sekarang kopi. Dan hasilnya memang dua-duanya memang luar biasa,” terangnya.

Kedepan disampaikan Kapolres, berharap semua bisa merambah pada komoditas yang lain seperti coklat, apukat, dan lain-lain.

“Disini sangat luar biasa kalau saya lihat untuk kedepannya sebagai potensi kepariwisataan juga. Kalau di Blitar itu ada kampung coklat mungkin disini nanti menjadi kampung kopi,” imbuhnya.

Lanjut Eka Yekti, wilayah disini menjadi obyek wisata yang mungkin nanti berkembang kedepannya menjadi kampung petik kopi begitu. Kemudian bisa dibikin juga bumi perkemahan atau tempat camping juga cafe karena disini ada sungai yang sangat jernih.

“Untuk berkemah pun juga sangat indah begitu. Wisata petik kopi mungkin pas musim-musim panen bisa menarik wisatawan untuk bagaimana sensasi pengalaman memetik kopi ini bisa dikembangkan di wilayah sini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Ir Paiman mengatakan ada sekitar 25 orang petani tanaman kopi sudah mencoba, tapi ada yang berhasil, dan belum berhasil ini yang sesuatu kondisi di lapangan.

“Bagi petani yang berhasil ojok medit, yang berhasil ilmu diberikan, yang tidak berhasil ojok gengsi takon,” ujarnya dalam bahasa jawa.

Sementara Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Lumajang Ischaq Subagio menjelaskan, Kegiatan ini adalah tanam perdana petik kopi yang berbasis kopi sehat.

“Jadi tidak menggunakan pestisida dan menggunakan bahan-bahan alami organik dan menggunakan pupuk organik sari luhur,” ujarnya.

Menurut Ischaq, penanaman kopi dulu 3 ons kering, sekarang diprediksi sampai 3 kg. “Jadi ada sepuluh kali lipat, sebelum menggunakan pupuk sari luhur dan perawatan berbasis organik,” ujarnya.

Kalau biaya lebih murah, karena mengambil bahan dari alam jadi seperti pelepah pisang dan daun-daun, rumput-rumput perdu itu bisa kita aplikasikan, dibantu dengan dekomposer dari pupuk sari luhur.

“Menghemat hampir 60 persen, dulu memang sama sekali belum tersentuh teknologi tidak menggunakan pupuk kimia,” terang Ischaq.

Kepala Desa Jugosari Mahmudi menyampaikan sangat mendukung atas diselenggarakan acara panen raya ini. Sebelumnya pihaknya sudah menurunkan aparaturnya untuk mendampingi petani-petani kopi.

“Harapan saya ini bukan hanya yang akhir ini merupakan langkah awal dari kita ingin menuju Jugosari, paling tidak petani-petanu ini lebih sejahtera,” harap kades.

Usai kegiatan panen kopi dilanjutkan penyerahan kopi produk olek Kelompok Tani Wonokoyo kepada Kapolres dan tamu undangan.

Kemudian penyematan pin oleh Ketua HKTI kepada Kapolres Lumajang bersama tamu undangan.(*red)

ShareTweetSend

Related Posts

Ribuan Nahdliyin Padati Jalan Sehat Sarungan, PCNU Lamongan Perkuat Semangat Hari Santri 2026
Berita

Ribuan Nahdliyin Padati Jalan Sehat Sarungan, PCNU Lamongan Perkuat Semangat Hari Santri 2026

25 Oktober 2026
Kasdim 0812/Lamongan Temui Keluarga Korban, Sampaikan Permohonan Maaf atas Insiden Lalu Lintas
Berita

Kasdim 0812/Lamongan Temui Keluarga Korban, Sampaikan Permohonan Maaf atas Insiden Lalu Lintas

24 Oktober 2026
Laka Lalin di Ngimbang Libatkan Oknum Prajurit, Dandim Lamongan Sampaikan Permohonan Maaf
Berita

Laka Lalin di Ngimbang Libatkan Oknum Prajurit, Dandim Lamongan Sampaikan Permohonan Maaf

23 Oktober 2026
Viral Dugaan Ijazah Ditahan, SMPN 1 Lamongan Berikan Klarifikasi Resmi
Berita

Viral Dugaan Ijazah Ditahan, SMPN 1 Lamongan Berikan Klarifikasi Resmi

22 Oktober 2026
UPTD PPA Lamongan Siapkan Layanan Medis hingga Bantuan Hukum bagi Korban
Berita

UPTD PPA Lamongan Siapkan Layanan Medis hingga Bantuan Hukum bagi Korban

22 Oktober 2026
Anak Diduga Jadi Korban Kekerasan di Lingkungan MI, UPTD PPA Lamongan Tekankan Pendampingan Psikologis
Berita

Anak Diduga Jadi Korban Kekerasan di Lingkungan MI, UPTD PPA Lamongan Tekankan Pendampingan Psikologis

22 Oktober 2026
FKBN Kabupaten Lamongan Tegas: Tidak Ada Tempat bagi Kekerasan di Dunia Pendidikan
Bela Negara

FKBN Kabupaten Lamongan Tegas: Tidak Ada Tempat bagi Kekerasan di Dunia Pendidikan

22 Oktober 2026
Zubairi, S.H., M.H. : Akademisi Hingga Praktisi Hukum Korupsi dan Kepemiluan
Daerah

Zubairi, S.H., M.H. : Akademisi Hingga Praktisi Hukum Korupsi dan Kepemiluan

22 Oktober 2026
Demo Solidaritas Guru MI di Glagah Jadi Sorotan, Kemenag Lamongan Singgung Kewajiban Mengajar
Berita

Demo Solidaritas Guru MI di Glagah Jadi Sorotan, Kemenag Lamongan Singgung Kewajiban Mengajar

21 Oktober 2026

Hari Besar : HPN 2026

Info Publik : Fai Food

FAI Food: Rajanya Olahan Kambing

Oplus_131072
Oplus_131072

Promoted :

Berita Lain

Media Bela Negara :

BERITAPOPULER

  • Lamongan Rampingkan Perangkat Daerah Mengawali Tahun 2022

    Lamongan Rampingkan Perangkat Daerah Mengawali Tahun 2022

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HUT ke-80 Persit KCK, Perkuat Kepedulian kepada Warakawuri dan Keluarga Berkebutuhan Khusus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wisata Alam G-Park Lamongan Tawarkan Konsep Camping, Coffee, dan Acoustic Music

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SDN Dagan Finalisasi Buku Antologi Murid, Wujudkan Semangat “Dari Kata Menjadi Karya”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Yes Resmikan Paciran Islamic Center (PIC) dan meresmikan Taman Kuliner Paciran (TKP) Untuk Meningatkan Perekonomian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapuskesad Pimpin Penutupan Pendidikan Perwira Kesehatan TNI AD TA 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPC GRIB JAYA Lamongan Giat Bakti Sosial Fogging dalam Membantu Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

UMKM Bela Negara : (Klik)

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Info Lainnya

© 2021 Pusat Berita Rakyat

No Result
View All Result
  • Home
  • Agro Sektor
  • Daerah
  • Desa Kita
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Suara Milenial
  • Teknologi
  • TNI – POLRI
  • UMKM
  • Wisata

© 2021 Pusat Berita Rakyat