Pusat Berita Rakyat
  • Home
  • Agro
    • Agro Sektor
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Komunitas
  • Nasional
  • Peristiwa
  • TNI – POLRI
No Result
View All Result
  • Home
  • Agro
    • Agro Sektor
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Komunitas
  • Nasional
  • Peristiwa
  • TNI – POLRI
No Result
View All Result
Pusat Berita Rakyat
Home Berita

Keracunan MBG Masih Terjadi, Senator Lia Istifhama: Harus Ada Penyesuaian Porsi Sesuai Kemampuan SPPG

by jurnalis
16 Mei 2026
in Berita
Keracunan MBG Masih Terjadi, Senator Lia Istifhama: Harus Ada Penyesuaian Porsi Sesuai Kemampuan SPPG

Keracunan MBG Masih Terjadi, Senator Lia Istifhama: Harus Ada Penyesuaian Porsi Sesuai Kemampuan SPPG

 

Surabaya, pusatberitarakyat.com – Viral menjadi perbincangan. Hal ini gegara dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) lagi-lagi terjadi hari ini, 11 Mei 2026. Dan kali ini menimpa 12 sekolah di Kota Surabaya. Tak tanggung-tanggung, 200 siswa harus mendapatkan penanganan medis akibat dugaan mengalami keracunan usai mengkonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tembok Dukuh, Bubutan, Surabaya, Jawa Timur.

Seperti halnya keracunan pada umumnya, para pelajar itu mengalami gejala, diantaranya mual, muntah, hingga pusing, yang kemudian mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Tembok Dukuh Surabaya. Sebagian siswa bahkan sempat dirujuk ke rumah sakit meski mayoritas dalam kondisi ringan.

Peristiwa itu memang langsung disikapi tegas oleh Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Jawa Timur (Jatim) yang menutup sementara SPPG Tembok Dukuh tersebut. Meski Wawali Surabaya Armuji sempat melakukan sidak SPPG tersebut dan menemukan fakta kebersihan dapur penyedia MBG itu.

Namun Langkah tegas BGN tetap patut diapresiasi, sebagaimana yang disampaikan anggota DPD RI Komite III Lia Istifhama, Selasa 12 Mei 2026, di kediamannya.

Senator Jatim itu menjelaskan bahwa langkah tegas BGN Korwil Jatim sangat tepat, sembari menunggu hasil laboratorium yang menguji kelayakan makanan yang disajikan pada siswa di 12 sekolah itu.

“Kita sama-sama mendapatkan informasi bahwa sampel makanan sedang diuji laboratorium. Namun tentunya sambil menunggu hasil pun, Langkah tegas memang harus dilakukan. Dan yang dilakukan BGN dengan menutup SPPG itu secara sementara, sangat tepat.”

Meski mengapresiasi Langkah BGN, politisi itu tetap memberikan catatan kritisnya.

“Dugaan keracunan akibat sajian menu MBG ini kan bukan peristiwa pertama. Tapi ini sudah kesekian kali dan terjadi di tempat lainnya, bukan hanya Surabaya. Maka yang harus dipahami bersama adalah upaya preventif. Jika penutupan SPPG yang bermasalah, itu kan langkah kuratif.”

Secara tegas, ia menyoroti langkah preventif mengingat penerima adalah anak-anak dan kelompok rentan seperti ibu hamil.

“Nah, bagaimana langkah preventif? Disini yang harus diakui bersama, bahwa memasak 3000 porsi memang bukan perkara mudah. Jika penyedia makanan tidak memiliki latar belakang usaha kuliner atau catering dengan ribuan porsi, maka potensi salah pengolahan atau penyajian, sangat mungkin terjadi.”

“Apalagi dengan target penerima adalah anak-anak maupun kelompok rentan, maka higienitas dalam proses pengolahan sampai penyajian tentu akan sangat diperlukan. Contoh yang terjadi di Tembok Dukuh itu. Siswa mengaku bumbu krengsengan ada rasa pahit. Nah, apakah SPPG sebelum menyajikan sudah mencoba sampel makanan tersebut?”

“Dan apakah memasak dilakukan 3000 porsi sekaligus? Misal proses pengolahan dilakukan lebih dari satu kali untuk mencapai 3000 porsi, maka per pengolahan saat mau disajikan, tentu harus dicoba terlebih dahulu oleh mereka. Jangan sampai dicoba pada pengolahan sekian porsi yang pertama, berikutnya tidak, maka resiko keracunan akan terus berpotensi terjadi.”

Usut punya usut, legislator itu telah menyinggung masalah yang bisa muncul akibat 3000 porsi menu MBG.

“Menurut hemat saya dan pernah saya sampaikan di awal kami Rapat Dengar Pendapat dengan BGN awal 2025 lalu, bahwa target 3000 porsi mohon jangan saklek, jangan dipatenkan. Kenapa begitu? Karena skill pengolahan makanan porsi jumbo tidak semua orang bisa, apalagi jika dilakukan setiap hari dan berkejaran dengan waktu penyajian. dan inilah resiko, potensi keracunan jika yang oknum SPPG tidak memiliki skill khusus.” (hen)

ShareTweetSend

Related Posts

Gerak Jalan Pelajar HUT ke-81 RI, SDN 3 Jetis Lamongan Raih Juara 1 Tingkat Kabupaten
Berita

Gerak Jalan Pelajar HUT ke-81 RI, SDN 3 Jetis Lamongan Raih Juara 1 Tingkat Kabupaten

23 September 2026
Prestasi Tinggi, Tetap Membumi: Ning Lia dan Cerita di Balik Kuliner Kaki Lima
Berita

Prestasi Tinggi, Tetap Membumi: Ning Lia dan Cerita di Balik Kuliner Kaki Lima

23 September 2026
Razia Gabungan Digelar, Lapas Lamongan Pastikan Blok Hunian Bebas Halinar
Berita

Razia Gabungan Digelar, Lapas Lamongan Pastikan Blok Hunian Bebas Halinar

22 September 2026
DPRD Lamongan Jinakkan Pajak, Usaha Omzet Bawah Rp15 Juta Bebas PBJT
Berita

DPRD Lamongan Jinakkan Pajak, Usaha Omzet Bawah Rp15 Juta Bebas PBJT

22 September 2026
Muspika Deket Cup 2026 Memanas! Delapan Laga Penyisihan Berakhir, Persaingan Menuju Babak Berikutnya Makin Ketat
Berita

Muspika Deket Cup 2026 Memanas! Delapan Laga Penyisihan Berakhir, Persaingan Menuju Babak Berikutnya Makin Ketat

21 September 2026
Bangun Jawa Timur, Emil Ajak Ning Lia Rawat Dialog
Berita

Bangun Jawa Timur, Emil Ajak Ning Lia Rawat Dialog

20 September 2026
Wujud Kepedulian, Ning Lia Bersama GAS Pemuda dan Senyum Sehat Indonesia Bagikan 200 Paket Sembako
Berita

Wujud Kepedulian, Ning Lia Bersama GAS Pemuda dan Senyum Sehat Indonesia Bagikan 200 Paket Sembako

20 September 2026
Penuh Semangat! Ning Lia Dorong Anak Spesial Punya Ruang Berkarya Setara
Berita

Penuh Semangat! Ning Lia Dorong Anak Spesial Punya Ruang Berkarya Setara

20 September 2026
Krisis Air Meluas ke 12 Kecamatan di Lamongan, Gubernur Jatim Salurkan Bantuan Air & Sembako
Berita

Krisis Air Meluas ke 12 Kecamatan di Lamongan, Gubernur Jatim Salurkan Bantuan Air & Sembako

19 September 2026

Hari Besar : HPN 2026

Info Publik : Fai Food

FAI Food: Rajanya Olahan Kambing

Oplus_131072
Oplus_131072

Promoted :

Berita Lain

Media Bela Negara :

BERITAPOPULER

  • Prestasi Tinggi, Tetap Membumi: Ning Lia dan Cerita di Balik Kuliner Kaki Lima

    Prestasi Tinggi, Tetap Membumi: Ning Lia dan Cerita di Balik Kuliner Kaki Lima

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Razia Gabungan Digelar, Lapas Lamongan Pastikan Blok Hunian Bebas Halinar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerak Jalan Pelajar HUT ke-81 RI, SDN 3 Jetis Lamongan Raih Juara 1 Tingkat Kabupaten

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seleksi Penerimaan PLD (Pendamping Lokal Desa) sarat nepotisme, Pengurus Partai Politik Bisa Lolos

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konfercab DPC Sarbumusi Lamongan Sukses Digelar, Gus Irul (Nihrul Bahi Alhaidar SH) Terpilih Sebagai Ketua Periode 2026–2031

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ”Terapkan Sistem Sego Boran” Disdukcapil Lamongan Terus Sosialisasikan Program Tanpa Harus Antri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menhan Prabowo Saksikan Penandatanganan Pengadaan 24 Helikopter Sikorsky S-70M Black Hawk Baru untuk RI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

UMKM Bela Negara : (Klik)

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Info Lainnya

© 2021 Pusat Berita Rakyat

No Result
View All Result
  • Home
  • Agro Sektor
  • Daerah
  • Desa Kita
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Suara Milenial
  • Teknologi
  • TNI – POLRI
  • UMKM
  • Wisata

© 2021 Pusat Berita Rakyat